SHARE

bumilampung.com – Pandemi Corona yang terjadi saat ini memaksa pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan Lockdown untuk berdiam diri di rumah.

Namun kondisi ini tentu saja untuk pertanian harus tetap menghasilkan output agar kondisi ketersediaan pangan tetap terjaga khususnya di kabupaten Way Kanan Propinsi Lampung sebagai wilayah supervisi dan monitoring dari Balai Pelatihan Pertanian Lampung.

BACA JUGA  Bonzaivanganza", Kontribusi Nyata Jurnalis Kepada Masyarakat Lampura

” Karena sudah memasuki masa panen, jadi kami segera memanennya yaitu dengan memperhatikan pencegahan dengan menjaga jarak . Meski kami tahu pada saat ini tengah pandemi Covid-19, “ Ungkap Maulana, Kadis Pertanian Kabupaten Way Kanan.

IKLAN

Tampak sekilas wajah dari petani bersemangat untuk memanen padinya. Mereka menikmati seperti tanpa merasakan panas terik matahari bahkan sekalipun pandemi Covid-19 tengah menyelimuti wilayah ini.

BACA JUGA  Nananag Ermanto Tinjau Lokasi Pembangunan Agrowisata

Disampaikan juga bahwa panen padi ini menurutnya cukup berhasil, pasalnya dari hamparan luas areal sawah 58 ha di kampung Mekar Jaya Kec Bahuga, 98 persen dapat berproduksi maksimal dengan produktivitas 5,4 Ton/hektar.

Lanjutnya, menurut Dadan Sunarsa, Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung sebagai PJ Tim Supervisi dan Monitoring Kostratani Kabupaten Way Kanan, bahwa kita harus memastikan stok pangan khususnya beras di Propinsi Lampung tetap terjaga di tengah situasi pandemi corona saat ini melanda.

BACA JUGA  Kasatresnarkoba Bersama Kasubag Humas Polres Lampura, Terima Audensi KPPBC Didampingi SMSI

Diharapkan di kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Way kanan tetap dapat melakukan aktivitas panen dengan tetap memperhatikan pencegahan terhadap pandemi Covid-19. (rls/asf)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here