BERBAGI
Di atas kendaraan, Nanang jelaskan kepada masyarakat, terkait pembangunan jembatan pasar Inpres Kalianda (To/Lum)

LAMSEL – Ratusan masyarakat dan pedagang di Pasar Inpres Kalianda menggelar aksi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Lampung Selatan dan Kantor Bupati Lamsel, Rabu (30/1/2019), sekitar pukul 09.15 WIB.

Aksi masayarakat dan para pedagang itu, menuntut pemerintah agar pembangunan jembatan jembatan pasar Inpres Kalianda dapat segera diselesaikan. Pedagang beralasan, sejak jembatan tersebut tidak berpungsi,perekonomian para pedagang turun drastis.

Jamroni, warga Taman Baru, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan menyatakan, dirinya yang memiliki kantor dekat dengan jembatan pasar Inpres Kalianda merasakan kesulitan. Karena, akses jalan protokol tidak kunjung selesai diperbaiki.

BACA JUGA  Wakil Ketua DPRD Lampung RMI Gelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila
IKLAN

“Oleh sebab itu, kami minta pembangunan jembatan pasar Inpres Kalianda bisa segera diselesaikan,”ujar pengacara itu.

Senada juga di ungkapkan salah seorang pedagang baju di Pasar Inpres Kalianda, dia mengatakan pendapatan para pedagang sejak jembatan Inpres Kalianda putus pendapatnya turun.

“Kami minta Pemkab Lampung Selatan bisa segera menyelesaikan pembangunan jembatan pasar Inpres Kalianda ini secepatnya,”katanya.

BACA JUGA  Tekab 308 Polres Lamsel Amankan Dua Pelaku Curat

Terkait aksi tersebut, plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, yang berada di kantornya langsung menemui masyarakat dan para pedagang di depan pintu Gerbang Kantor Bupati Lamsel.

Di hadapan masa aksi, Nanang menhelaskan, pembangunan jembatan pasar Inpres hingga kini masih terus di kejakan dan pemerintah mengupayakan dapat selesai sebelum puasa.

“Jadi, kami mohon masyarakat bersabar. Sebab, pembangunan jembatan tersebut tidak menggunakan APBD Lampung Selatan. Tapi, dananya dari CSR seluruh perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Lamsel,”ujarnya.

BACA JUGA  Sosper ke Lambar, Yanuar Irawan Anggota DPRD Provinsi Serap Aspirasi Masyarakat

Nanang meminta, masyarakat memahami, karena Lampung Selatan baru terkena bencana tsunami. Dari musibah itu, konsentrasi Pemkab Lamsel terpecah yakni lebih dahulu melakukan penanganan tsunami.

“Jadi, para masyarakat dan pedagang di Pasar Inpres Kalianda bisa memahami hal ini. Saya susah berupaya maksimal, Saya ini sudah seperti pengemis meminta-meminta kepada perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Lamsel untuk memperbaiki jembatan itu,”katanya. (Lim)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here