BERBAGI

Tubaba– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, akui adanya beberapa kesalahan input form C1 pada aplikasi Sistem Rekapitulasi (Sirekap) oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Ketua KPU Tubaba Yudi Agusman, mengatakan kesalahan KPPS terjadi saat mengupload formulir C hasil yang seharusnya C hasil untuk DPRD Provinsi, tetapi justru terupload C hasil DPRD Kabupaten.

“Kesalahannya bukan disengaja, hanya salah mengupload formulir, bisa juga pada waktu itu server Sirekap sedang down, sehingga KPPS berulang kali mengupload formulir C hasil ke Sirekap,” kata Yudi, saat dikonfirmasi Lampung Corner, pada Minggu (18/02/2024).

Menurut Yudi, pihaknya sudah mengklarifikasi hal itu kepada KPPS, dan dipastikan tidak ada unsur kesengajaan, melainkan murni kesalahan upload dan adanya gangguan server.

“Sirekap sebagai alat bantu, jika ada kesalahan pada Sirekap maka akan diperbaiki pada rapat pleno di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), karena substansinya adalah hasil rekapitulasi secara berjenjang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Untuk rencana rapat pleno tersebut kita lakukan besok, hari Senin (19/02/2024),” jelasnya.

BACA JUGA  Nanang Ermanto Tutup Sambutan Dalam Paripurna Dengan Pantun

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tubaba, Agus Tomi, mengungkapkan bahwa terkait C hasil Pemilu yang utama tetap pada rekapitulasi manual pada rapat pleno Kecamatan.

“Jadi jika ada kesalahan maka akan diperbaiki disitu. Kami dari Bawaslu juga akan memastikan pelaksanaan rekapitulasi pada C hasil benar-benar sesuai pada basis data di TPS. Sehingga jika ada keluhan bisa disampaikan pada rapat pleno Kecamatan, akan kita kawal jika memang tidak sesuai,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, “Kesalahan Input Form C1 di Tubaba Buat Gaduh Caleg, Golkar Minta KPPS Pertanggungjawabkan”

Partai Golongan Karya (Golkar) meminta Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk mempertanggungjawabkan kesalahannya dalam memasukkan form C-1 ke Sirekap.

BACA JUGA  Kesejahtraan Anggota DPRD Pringsewu Lebih Baik Dari Anggota DPRD Lamsel.

Sebab, kesalahan tersebut membuat kegaduhan pada calon legislatif (Caleg) dari Partai Golkar yang ikut dalam pertarungan kursi di Dapil VI Provinsi Lampung yang meliputi Kabupaten Tulangbawang, Tulangbawang Barat dan Mesuji.

Diketahui, kesalahan tersebut terjadi di Kabupaten Tulangbawang Barat, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tiyuh (Desa) Tirta Kencana. Tepatnya di TPS 009, yang masuk pada daerah pemilihan (Dapil) Lampung VI.

Wakil Sekretaris DPD I Partai Golkar Lampung Supriyadi Alfian yang juga salah satu caleg DPRD Provinsi Dapil VI, mengungkapkan kejadian ini menimbulkan kegaduhan.

“Ini membuat kericuhan di internal karena kesalahan yang dilakukan oleh KPPS, oleh sebab itu harus segera dipertanggungjawabkan,” ucapnya.

Terlebih saat ini hampir semua caleg sudah memegang form C-1.

“Sehingga dapat meminimalisir kecurangan-kecurangan yang berpotensi terjadi,” lanjutnya.

Dia mengimbau kepada seluruh KPPS agar lebih berhati-hati dan teliti dalam melakukan pengunggahan form C-1 ke Sirekap.

BACA JUGA  Gelar Kenal Pamit Kapolres, Pesan Nanang Ermanto, kita Lanjutkan Hubungan Baik Yang Sudah Terjalin

“KPPS harus lebih teliti lagi dalam menyetorkan datanya ke Sireap karena kejadian ini terus terang menimbulkan kegaduhan,” kata dia.

Berdasarkan pantauan pada Sirekap, kesalahan tersebut terjadi di Kabupaten Tulangbawang Barat, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tiyuh Tirta Kencana tepatnya di TPS 009, yang masuk pada daerah pemilihan (Dapil) Lampung VI.

Foto form C hasil yang diupload pada Sirekap berbeda dengan daftar nama calon yang saat ini mencalonkan diri.

Hal itu terlihat dalam form C hasil Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Golongan Karya (Golkar).

Pada pencalonan DPRD tingkat provinsi, Caleg nomor urut 1 pada Dapil tersebut adalah Budhi Condrowati, namun pada form C hasil yang diupload ialah Ponco Nugroho.

Begitu pun di Partai Golkar, Caleg nomor urut 1 adalah Ismet Roni namun yang diupload ialah Ansyori Ali Akbar. (*).

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here