Lampung Selatan – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni menyiapkan 57 unit kapal untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan seluruh persiapan operasional telah dilakukan, baik dari sisi armada maupun aspek keselamatan pelayaran.
“Untuk tahapan persiapan semuanya sudah dilaksanakan. Dari sisi armada siap beroperasi, begitu juga dari sisi keselamatan,” kata Partogi dalam jumpa pers bersama awak media, Kamis, 5 Maret 2026.
Menurut dia, arus mudik tahun ini diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Karena itu, ASDP melakukan berbagai persiapan, termasuk peningkatan fasilitas di pelabuhan dan di dalam kapal.
Sebanyak 57 kapal akan beroperasi di Pelabuhan Bakauheni dengan dukungan tujuh dermaga yang terdiri dari lima dermaga reguler dan dua dermaga eksekutif.
ASDP juga menyiapkan Posko Angkutan Lebaran yang akan beroperasi pada 13–31 Maret 2026 untuk mendukung kelancaran pelayanan kepada pemudik.
Partogi menjelaskan kendaraan yang diperbolehkan masuk ke Pelabuhan Bakauheni antara lain sepeda motor, mobil pribadi, kendaraan pikap, bus, serta penumpang pejalan kaki. Sementara kendaraan besar seperti truk fuso akan dialihkan ke pelabuhan alternatif, yakni Pelabuhan BBJ, Wika Beton, dan SMK.
Ia menambahkan seluruh jalur pintu masuk pelabuhan telah dipersiapkan untuk mengatur pergerakan kendaraan maupun penumpang pejalan kaki.
Dalam kesempatan itu, Partogi juga meminta dukungan media untuk membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.
Kegiatan silaturahmi tersebut diakhiri dengan buka puasa bersama antara manajemen ASDP dan para jurnalis. (Red).












