Ekonomi & BisnisLampung SelatanRuwa Jurai

Pantai Rio By The Beach Disulap Jadi Profit Center, PTPN I Dorong Ekonomi Pesisir Kalianda

4
×

Pantai Rio By The Beach Disulap Jadi Profit Center, PTPN I Dorong Ekonomi Pesisir Kalianda

Sebarkan artikel ini
Poto: Destinasi wisata Rio By The Beach di Desa Bulok, Kecamatan Kalianda (ist).

LAMPUNG SELATANDestinasi wisata Rio By The Beach di Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, viral dan disebut sebagai salah satu spot pantai terbaik di Lampung. Kawasan yang sebelumnya hanya dinikmati pekerja sadap karet itu kini menjelma profit center baru setelah dioptimalkan PTPN I Regional 7 lewat kemitraan strategis.

Pantai berpasir putih tersebut dikelola profesional oleh investor, menyerap sekitar 100 pekerja tetap dan menggerakkan ratusan pelaku usaha lokal. Ribuan wisatawan datang setiap hari, menciptakan simpul ekonomi baru di pesisir Kalianda.

Transformasi ini merupakan bagian dari strategi besar PTPN I dalam optimalisasi aset. Melalui skema kerja sama pihak ketiga, area pesisir potensial dikonversi menjadi aset produktif dengan multiplier effect bagi ekonomi daerah.

BACA JUGA  Menikmati Senja Ramadhan di Kalianda lewat Nyore di Elty, Tiket Masuk Rp20.000

Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menyebut proyek ini sebagai implementasi asset turnaround di lingkungan PTPN Group. “Kami mengonversi aset idle menjadi new revenue stream yang bermanfaat bagi perusahaan dan masyarakat,” ujar Teddy di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Konsep tropis minimalis menjadi daya tarik utama, dilengkapi fasilitas premium seperti gazebo dan sunbed, instalasi seni berbahan alam, hingga patung kayu raksasa yang populer sebagai spot swafoto. Identitas ramah lingkungan juga ditegaskan lewat penataan kawasan.

BACA JUGA  Ingin Ramadan Lebih Damai? Coba Paket Roomadhan Beach di Grand Elty Krakatoa

PTPN I Regional 7 turut memberi ruang bagi UMKM lokal di pusat kuliner. Fasilitas pendukung—mushola dan area bilas—dibangun dengan arsitektur bambu, memadukan modernitas dan kearifan lokal.

Akses menuju lokasi terbilang mudah. Pintu masuk hanya berjarak sepelemparan batu dari Tol Sidomulyo di jaringan Jalan Tol Trans Sumatera, serta sekitar 36 km dari Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni. Sistem pengamanan pantai dan area parkir luas melengkapi kenyamanan pengunjung.

Keberhasilan di Lampung Selatan ini diproyeksikan menjadi pilot project pemanfaatan lahan PTPN I ke depan, seiring komitmen perusahaan mengembangkan pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)