Lampung Selatan – Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan resmi me-launching program “Lampung Selatan Bertadarus Gerakan 5.000 Kali Khatam Al-Qur’an” pada Senin (23/2).
Peluncuran ditandai dengan tadarus bersama ASN Kemenag, siswa madrasah, serta unsur satuan kerja di aula terbuka Kantor Kemenag setempat.
Ketua Panitia, Indra Zul Qadri, optimistis target 5.000 kali khatam bisa tercapai. Ia menilai besarnya jumlah ASN di KUA dan madrasah, dukungan madrasah swasta, pondok pesantren, serta ribuan siswa madrasah menjadi modal kuat menyukseskan gerakan tersebut.
“Dengan jamaah dan komunitas pendidikan yang besar, 5.000 kali khatam bukan angka mustahil. Ini sekaligus pemersatu semangat tadarus di Lampung Selatan,” kata Indra.
Kepala Kantor Kemenag Lampung Selatan, Ahmad Rifai, menegaskan program ini tak sekadar mengejar angka, melainkan membangun budaya Qurani di masyarakat. “Ini ikhtiar menanamkan kebiasaan bertadarus dalam kehidupan sehari-hari. Semoga membawa keberkahan bagi kita semua dan Lampung Selatan,” ujarnya.
Program kemudian diresmikan oleh Bupati Lampung Selatan yang diwakili Kabag Kesra, Firmansyah. Dalam sambutan yang dibacakan, Bupati mengapresiasi inisiatif Kemenag. “Gerakan Lampung Selatan Bertadarus bersifat visioner. Pembangunan bukan hanya infrastruktur, tapi juga moral dan karakter umat,” terangnya.
Gerakan Lampung Selatan Bertadarus akan berlangsung sepanjang Ramadan. Setiap ASN, siswa madrasah, santri, dan anggota majelis taklim mengisi mutabaah harian jumlah juz yang dibaca. Data direkap untuk mendukung pencapaian target 5.000 kali khatam.
Program ini menegaskan komitmen Kemenag Lampung Selatan menghadirkan kegiatan keagamaan yang inklusif dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. (Red).












