BERBAGI

LAMPUNG SELATAN – Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Lampung Selatan gelar Trauma Healing dalam rangka gerakan sadar wisata, yang berpusat didesa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kamis (21/02).

Sebanyak 200 peserta sadar wisata mengikuti kegiatan tersebut, diantaranya seperti Pok Darwis, penggiat budaya, pedagang sekitar objek wisata, pemandu wisata, serta beberapa pengelola Hume stay yang ada di kabupaten lamsel.

Menurut kepala dinas pariwisata dan budaya (Disparbud) lamsel Yuda Sukmarina, gerakan sadar wisata ini sendiri merupakan program pemerintah dalam rangka pembangunan pariwisata yang ada di daerah setempat. Maka dari itu, pihaknya pun mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar sama-sama menjaga serta membangun wisata dan budaya demi kemajuan bersama.

BACA JUGA  Bupati Tuba Apresiasi Kegiatan Karya Bakti Sosial TNI Matra Udara
IKLAN

“Adapun tujuan dari pada kegiatan ini yakni untuk mengajak masyarakat luas dan masyarakat yang berada di daerah wisata, agar menjaga kebersihan, keindahan, kesejukan, Keamanan dan keindahan yang dimiliki kabupaten Lamsel,” ujar Yuda.

Dari pantauan media ini, terlihat para undangan serta pejabat pemerintah daerah setempat yang hadir, terpukau dengan salah satu penampilan gitar tunggal yang dibawakan oleh Al-Muhtarom dan Aisya Fadilla dengan judul KUMBANG KUPI.

BACA JUGA  Satukan Tekat Bangun Tuba Lewat Pengajian Akbar dan Doa

Seperti yang diungkapkan salah tamu undangan Mursit (30). Dirinya mengaku bangga melihat putra daerah yang masih terbilang muda dan mau melestarikan budaya klasik khas lampung tersebut.

“Saya sangat terhibur dari lagu KUMBANG KUPI, ini karna pemain gitar tunggal dan penyanyinya terbilang umurnya masih muda, saya juga bangga diumur muda seperti mereka, masih mau melestarikan kebudayaan klasik lampung. Hal ini patut dicontoh, bagi kaum muda lainnya,” ujar Mursit.(Frd/Lim).

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here