BERBAGI

TULANGBAWANG-Masyarakat kabupaten Tulangbawang (Tuba) dibuat heboh dengan adanya minyak oplosan atau minyak mentah jenis premium yang saat ini marak beredar di kabupaten yang berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur ini, karena sudah banyak warga Tulangbawang yang mengeluh terkena dampaknya.

Hal ini tentunya menjadi kekhawatiran masyarakat, dimana dampak yang ditimbulkan dari minyak oplos tersebut sangat merugikan masyarakat pengguna kendaraan yang setiap hari membeli bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA  Begini Cara Kapolres Tuba Sambut Tiga Pama Lulusan SIP

Hal ini dirasakan langsung oleh Samudi warga Tulangbawang, menurutnya sudah sebanyak dua kali ia terkena dampak minyak oplosan yang beredar di Tulangbawang selama ini, sampai mengakibatkan kendaraannya rusak dan mogok dijalan.

IKLAN

“Saya waktu pertama terkena minyak oplos tersebut, belum mengetahui kenapa tiba-tiba motor saya mogok dijalan.saat saya bawa kendaraan motor saya ke bengkel baru diketahui bahwa saya sudah terkena minyak oplosan tersebut, kejadian ini saya rasakan sudah dua kali ini mas,” keluhnya, Senin (15/10)

BACA JUGA  Peringati Hari Pahlawan, Ini Yang Dilakukan Pemkab Tuba

Ia juga menjelaskan, bahwa salnya sulit membedakan bentuk minyak oplosan dengan minyak yang murni (asli),  dikarenakan warnanya yang hampir sama menyerupai bentuk dan warna minyak aslinya.

“Saya sendiri ngak tau mas membedakan mana minyak yang benar-benar asli dengan minyak oplosan, karena warna dan bentuknya yang sama jadi ngak tau membedakannya seperti apa, karena kami juga selaku pembeli langsung saja membeli dan ngak banyak tanya maka ngak tau kalau dibohongi”terangnya.

BACA JUGA  DPRD Kota Metro Dorong Penambahan Tenaga Programer di Diskominfo

Ia juga berharap kepada Mapolda Lampung dan Polres Tulangbawang agar secepatnya mengusut dengan tuntas,  oknum-oknum mapia pengoplos minyak mentah yang tidak bertanggung jawab tersebut dengan cepat, karena tentunya ini berdampak buruk serta merugikan masyarakat khususnya para pengendara yang ada di Tulangbawang, apalagi mengingat setiap hari masyarakat menggunakan bahan bakar minyak untuk berkativitas sehari-harinya,”harapnya.(dan/een)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here