BERBAGI
Para tersangka dan barang bukti Narkoba dalam expose yang di gelar Polres Lamsel.(Ferdi/Bumilampung.com)

Bumilampung.com – Selama 14 hari melakukan giat Operasi Antik Krakatau 2019, Jajaran anggota Polres Lamsel berhasil membekuk 59 tersangka penyalahguna Narkoba.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP M. Syarhan mengatakan, Operasi Antik dilaksanakan selama 14 hari dengan melibatkan seluruh jajaran Polsek dibawah komando Kasat narkoba Polres lamsel. Hasilnya, sebanyak lebih kurang 40 kasus Narkoba berhasil di ungkap.

“Kegiatan Operasi Antik Krakatau ini, dilaksanakan sejak tanggal 9 Agustus sampai dengan 22 Agustus 2019, alhamdulillah pihaknya berhasil membekuk 59 tersangka dua diantaranya seorang wanita,” ujar Syarhan saat menggelar ekspose dihalaman Mapolres Lamsel (GWH), Jum’at (30/08/2019).

BACA JUGA  Peringatan Hari Pahlawan, Sulpakar LakukanĀ  Tabur Bunga Di Makam Raden Intan
IKLAN

Dari tangan para tersangka terang Sarhan, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti, seperti Narkoba jenis Sabu sebanyak 1.466 gram atau 1,4 kilogram, 30 gram dan 2 batang pohon ganja serta uang sebesar 669 ribu rupiah.

Dalam pelaksanaan operasi antik ini, menurutnya, terdapat dua modus yang menjadi perhatian khusus. Pertama yaitu ditemukan adanya pelaku yang melakukan penanaman pohon ganja dibelakang rumah dengan cara menanam selama 3 bulan, yang tingginya sudah mencapai 50 cm.

BACA JUGA  Polda Lampung Serahkan 16 Jasad Korban Tsunami, ke Pihak Keluarga Korban

Sementara yang kedua, ada modus baru yang digunakan oleh pelaku, yaitu membuat paket sabu menjadi tipis. Untuk mengelabuhi para petugas, sabu tersebut diselipkan ke dalam kardus.

“Dari hasil pengungkapan, terdapat modus baru yang ditemukan selama kegiatan diwilayah lampung selatan. Yaitu sabu ini dibuat seperti lempengan keju kraft, sabu dibuat secara tipis dan dikemas dengan kondisi yang tak disangka didalamnya terdapat sabu. Dan Alhamdulillah ini berhasil kita gagalkan,” kata Syarhan.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Polres Lamsel, barang haram tersebut rencananya akan dipasok dan akan diederakan dari pulau sumatera menuju ke wilayah pulau jawa yaitu jawa timur.

BACA JUGA  DPRD Kota Metro dan Lazdai Serahkan APD ke RSUD A. Yani

“Rencannya Narkoba ini akan disebarkan ke pulau jawa tepatnya dijawa timur, saat ini kita sudah melakukan pengungkapan dan sudah mengamankan para pelakunya. Jadi saat ini pelaksanaan kegiatan operasi antik ini sasarannya memang kepada pelaku pengguna, dan pengedar,” ungkap Syarhan.

Sementara untuk para tersangka akan dikenakan Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal seumur hidup. (Frd/Red1).

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here