BERBAGI
Poto : Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto,Bersama Ketua DPR RI Puan Maharani Saat tiba di Provinsi Lampung (kmf/Bumilampung.com)

Bumilampung.com – kunjungan kerja Ketua DPR RI, Puan Maharani di Provinsi Lampung, Selasa (26/11/2019), di sambut oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Puan datang ke Provinsi Lampung didampingi sejumlah anggota DPR RI. Selain Gubernur Lampung beserta anggota Forkopimda Provinsi Lampung tampak Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto turut serta menyambut ketua DPRI RI itu.

Dalam pertemuannya dengan Puan Maharani, Nanang Ermanto menyampaikan aspirasi masyarakat terkait adanya penambangan pasir disekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) yang dia anggap meresahkan masyarakat.

Nanang mengatakan, keberadaan penambangan pasir GAK yang dilakukan oleh PT LIP, menimbulkan keresahan masyarakat Lampung Selatan, terutama yang berada di pesisir pantai, khusus yang ada di Pulau Sebesi.

BACA JUGA  Jelang Pemilu, Soleh Baijuri Himbau Umat Jaga Kerukunan

“Sampai saat ini masyarakat masih trauma dengan musibah tsunami yang terjadi pada 22 Desember 2018 lalu, karena itu adanya penambangan disana membuat masyarakat menjadi takut, kejadian yang mengerikan itu terulang kembali” ujar Nanang dihadapan Puan Maharani.

Karena itulah, kata Nanang Ermanto, masyarakat menolak dan tidak ingin ada aktivitas penambangan apapun di kawasan GAK, karena bisa mengakibatkan terjadinya longsor.

“Terkait persoalan ini masyarakat sudah musyawarah dan sepakat menolak penambangan pasir di perairan laut Lampung Selatan. Khususnya di sekitar Pulau Sebesi, Sebuku, Krakatau, dan Selat Sunda,” tegas Nanang.

BACA JUGA  Nanang Ermanto Serahkan Bantuan program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera

Menanggapi hal itu, Puan menyatakan pihaknya sudah menginstruksikan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk menghentikan aktivitas tambang pasir GAK yang dilakukan PT LIP.

“Komisi IV DPR RI sudah meminta Ditjen KKP untuk menghentikan aktivitas tambang tersebut,” kata Puan saat di wawancarai media usai acara kunjungan kerja tersebut.

Sementara, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin SE, mengatakan, Komisi IV yang membidangi pertanian, kelautan dan perikanan sudah melakukan koordinasi dengan KKP untuk menghentikan aktivitas penambangan pasir di kawasan GAK.

BACA JUGA  Tak Ada Open House, Nanang Ermanto Minta Masyarakat Patuhi Imbauan Gubernur Lakukan Salat Ied Di Rumah

Dia menyatakan, pihaknya sudah memerintahkan langsung kapal dari Ditjen KKP untuk memantau langsung dan menghentikan penambangan pasir GAK yang meresahkan masyarakat, baik yang ada di Pulau Sebesi maupun Kecamatan Rajabasa dan sekitarnya.

“Saat ini sudah ada kapal kita yang berada di lokasi penambangan untuk menjaga dan memantau perkembangan penambangan pasir GAK. Sebab ini sudah meresahkan masyarakat yang berada di sekitaran pesisir laut Lampung Selatan,” kata Sudin. (kmf/Lim).

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here