Loekman Minta ASN Ambil Hikmah

BERBAGI
Plt) Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto, S.Sos., sapa ASN.

LAMPUNG TENGAH -Niat baik belum tentu berbuah baik, dan ini pelajaran bagi kita semua. Demikian ungkapan perasaan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto, S.Sos., dalam menyikapi musibah yang telah menimpa Pemerintah Daerah Kabupaten Lamteng.

Ungkapan Loekman ini, menjurus kepada dugaan atas persoalan dana pinjaman sebesar Rp 300 miliar kepada salah satu BUMN, PT. Sarana Multi Infrastruktur (PT. SMI), yang niatnya akan digunakan untuk pembangunan Kabupaten Lamteng. Namun malah menjadi momok bagi Pemda Lamteng, akibat persoalan kasus yang menimpa sejumlah anggota DPRD dan bupati Lamteng nonaktif, Mustafa.

Meski demikian, Loekman berharap dengan kondisi yang terjadi diharapkan menjadi pelajaran bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). “Ini tentu menjadi pelajaran kita semua. Untuk seluruh jajaran ASN dalam menjalankan tugas, harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” ucap Loekman saat memimpin apel perdana, Senin (19/2).

BACA JUGA  Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto Terjun Langsung Tuntaskan Masalah Hama
IKLAN

Loekman berpesan, meski Lampung Tengah sedang di goncang musibah, ASN diharapkan tidak terpengaruh dalam bekerja. “Terauma pasti masih ada dalam hati kita. Tapi sebagai apdi negera, kita harus tetap melaksanakan program kerja yang telah tertuang dalam anggaran Apbd 2018,” terangnya.

Untuk menguatkan mental para Satuan Kerja Perangkat Dinas  (SKPD), Loekman terus mengingatkan agar skpd bekerja sesuai dengan tupoksi masing masing dinas. “Sekali lagi saya ingatkan dalam melaksanakan tugas di masing-masing SKPD jangan terpengaruh, dengan peristiwa ini. Keprihatinan pasti kita alami, tidak kita pungkiri. Maka saya tekankan agar berhati-hati dalam bekerja,” tegasnya.

BACA JUGA  Randis Pesawaran Mejeng di Lokasi Hiburan Malam

Sementara terkait pilgub Lampung, Loekman kembali mengingatkan agar ASN bersikap Netral pada semua pasangan Calon. “Saya tidak menginginkan ASN Lamteng bermasalah dengan Hukum,” bebernya.

Usai pimpin apel Loekman perintahkan jajaran OPD (organisasi perangkat daerah) untuk melakukan rapat kordinasi.  “Siang nanti laksankan Rapat koordinasi SKPD dan Sekertaris wajib hadir karena banyak hal yang akan kita benahi dan perbaiki,” ujarnya.

Loekman juga memberitahukan di hadapan pegawai Pemda Lampung Tengah  bahwa sejak 15 Februari sampai 23 Juni 2018, pihaknya resmi menjadi PLT Bupati. Sebagai langkah awal kepemimpinannya dalam menjalankan tugas bupati menggantikan bupati non aktif Mustafa.

BACA JUGA  Bupati Winarti Launching Program Kreatif Mandiri BMW

Terkait adanya kekosongan kepala Dinas Bina Marga, Loekman menjelaskan, akan secepatnya mengambil langkah tindakan melakukan penunjukan sementara. “Secepatnya akan kita bicarakan bersama Sekda dan Inspektur kalau lama-lama bisa menghambat pembagunan yang ada,” bebernya.

Masalah batalnya pinjaman dari pihak Swasta yaitu PT SMI, pemerintah daerah akan koreksi lagi, terutama untuk pembangunan kita akan manfaatkan yang ada, dengan minamilisir program pembangunan akan kita kurangi dengan menyesuaikan keuangan yang ada. (asw/een)

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here