BERBAGI

bumilampung.co.id – Maraknya pencurian hewan ternak kerbau di Kecamatan Buminabung, Lampung Tengah (Lamteng) menjadi sorotan Polres Lamteng. Terlebih dalam kurun waktu 5 bulan, 9 kerbau di gasak maling.

Ironisnya, sampai saat ini, pelaku pencuri ternak kerbau di kecamatan setempat, masih belum bisa ditangkap pihak aparat kepolisian setempat.

Untuk itu, Kapolres Lamteng melalui Bidang Humas Polres Lamteng,  Kapolres Lamteng AKBP I Made Rasma, S.I.K, M.SI., menyampaikan pesan kepada setiap anggota jajaran kepolisian di wilayah hukum Lamteng, baik polsek maupun polres setiap kejadian menjadi atensi dan harus diungkap. “Semaksimal mungkin setiap kejadian harus di ungkap,” pesan Kapolres tadi sore.

IKLAN

Sementara itu, menurut keterangan Kapolsek Rumbia Timur Irawan, banyaknya pencurian ternak kerbau di Kecamatan Rumbia akibat kesalahan pemilik ternak.

BACA JUGA  DPRD Lamteng Gelar Paripurna Penyampaian Rekomendasi LKPj Bupati TA 2018

“Para peternak kerbau kurang memperhatikan keamanan pemeliharaannya. Karena selama ini kerbau tidak dimasukkan kedalam kandang atau diliarkan. Saya harap peternak lebih memperhatikan keamanan pemeliharaan kerbaunya, agar kedepan kejadian ini bisa dicegah,” terang kapolsek.

Timur Irawan menuturkan, bahwa segala bentuk upaya dalam meminimalisir tindakan kriminalitas di kecamatan setempat, sudah banyak dilakukan.

Untuk meminimalisir pencurian, pihaknya meminta partisipasi masyarakat turut serta dalam menjaga keamanan, dengan mengaktifkan ronda malam.

“Tindakan sudah banyak kita lakukan, dalam arti upaya terus dilakukan. Ada upaya lain yang perlu juga dilakukan oleh masyarakat yaitu aktifkan ronda malam,” tuturnya.

BACA JUGA  Bupati Tuba Pimpin Rakor Perdana Tahun 2019

Diketahui, pencurian hewan ternak kerbau marak di Kecamatan Buminabung, Lampung Tengah (Lamteng). Bahkan dalam kurun waktu 5 bulan, 9 kerbau hilang digondol maling.

Terakhir, kemarin 3 ekor kerbau dicuri sekitar pukul 01.00 Wib dini hari, milik Muhammad Saleh bin Abu Bakar l, warga Dusun 2 Kampung Bumi Nabung Ilir, Kecamatn Bumi Nabung, Lamteng.

Dari kejadian itu Saleh mengalami kerugian yang cukup banyak, ditaksir sekitar 45 juta rupiah. “Kerbau saya ada empat, semuanya dicuri. Tapi satunya lepas oleh pencuri. Sedangkan tiga kerbau dibawa mereka (pencuri, red),” terang dia.

Sebelumnya sekitar lima bulan lalu enam kerbau hilang. Yakni, kerbau milik Harun (53) sebanyak 2 ekor, milik Sarpin (43) 2 ekor dan Suttan Kuaso (56) 2 ekor. Jadi total kerbau yang hilang dicuri dalam kurun sekitar lima bulan sebanyak 9 ekor.

BACA JUGA  Cegah Penyebaran Covid-19 Dengan Menjalankan ibadah Ramadan Di Rumah

Sementara itu, Ketua Pemuda Bumi Nabung mengecam aksi pencurian kerbau yang di lakukan berturut turut oleh pencuri.

“Kita mendesak aparat untuk mengusut kasus pencurian ini karena sudah meresahkan warga. Dalam 5 bulan sudah 9 kerbau yang hilang,” terang Heru Kurniawan, selaku Ketua Organisasi Pemuda Adat Kecamatan Bumi Nabung.

Tindak kriminal ini sendiri sudah dilaporkan oleh korban ke Polsek setempat dengan nomor STPL /178-B/VI/2019/Lpg/Res Lamteng/Sek Rumbia. (asw/asf)

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here