Desa Tulung Balak Anggarkan 124 juta Untuk Bumdes

SHARE

bumilampung.com – Dengan diberinama Sepuyang dan telah dianggarkan dana sebesar Rp. 124 juta rupiah, terhitung sejak tahun 2020 ini Desa Tulung Balak Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mulai bergerak dibidang badan usaha milik desa (Bumdes).

Menurut Kades Tulung Balak, Hendra, Bumdes itu nantinya akan bergerak didua Jenis usaha pangkalan gas dan Percetakan. Gagasan itu berdasarkan hasil musyawarah bersama dengan berdasarkan analisa dari bumdes di desa lainnya.

BACA JUGA  Mau Lihat Bunga Sakura, Gak Perlu Ke Jepang, di Lampung Ada Kok

“Potensi ini, sangat menjanjikan dimana, dari keuntungan hasil usaha akan dikembangkan keusaha yang lainnya demi meningkatkan perekonomian di desa,”ujarnya kepada awak Media, Sabtu (4/4)

IKLAN

Selain itu, Hendra juga menyampaikan ditahun 2021, Desa Tulung Balak akan kembali berencana menganggarkan dana sebesar Rp.500 juta untuk Bumdes yang bergerak dibidang usaha peternakan, perikanan, simpan pinjam, UMKM seperti pedagang bakso, pedagang gorengan dan bengkel bengkel.

BACA JUGA  Local Lockdown dan Social Distancing Cegah Penyebaran Virus Corona Telah Diberlakukan ATR/BPN Lampura

“Jadi, usaha bumdes akan dikelola pengurus bumdes dan desa juga mengkoordinirnya. Usaha ini bukan milik perorangan melainkan milik kita semua, Lalu hasil dari usaha itu yang akan dibagi, “ungkap dia.

Ditambahkannnya, Inovasi desa bergerak dibidang perikanan dengan menggunakan teknologi Bioflok, seperti yang kita ketahui ukuran dengan diameter ukuran kolam 3 meter bulat itu kapasitar muatannya sekitar 3 ribu ekor.

” Dengan menggunakan metode diatas faktor kegagalannya bisa diminalisir dan hasilnya pun lebih baik dari pada kolam konvensional, ” Tambah Hendra lagi seraya menjelaskan, dari dana yang akan dianggarkan itu, setiap warga diperbolehkan hanya membuat 1 kolam, dan hasil budidaya ikan itu dijual kembali kedesa yang dikelola bumdes.

BACA JUGA  Panen Raya Padi Ditengah Wabah Corona

” Agar semua masyarakat kita dapat kebagian dalam ikut berusaha, maka kita bagi untuk satu orang warga hanya boleh memiliki satu kolam ikan saja, “pungkasnya. (Sab)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here