BERBAGI

Bumilampung.com – Dalam upaya pencapaian swasembada padi jagung dan kedelai, pemerintah menjalankan Program Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai yang dikenal dengan istilah UPSUS PAJALE.

Salah satu strategi dalam UPSUS PAJALE adalah dengan Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT).

“Alhamdulillah, Kecamatan Tegineneng telah berhasil memenuhi target Percepatan LTT Jagung untuk periode Oktober Maret 2019. Bahkan melebihi target yang direncanakan,” terang Lely Suryati, selaku widyaiswara Balai Pelatihan Pertanian Lampung pada kunjungannya dalam rangka panen jagung di Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Selasa (19/02/2019).

BACA JUGA  Petani Milenial Mengubah Rawa Menjadi Lahan Produktif
IKLAN

Target percepatan LTT Jagung periode Oktober – Maret untuk Kecamatan Tegineneng adalah 4.000 hektar. Sedangkan Capaian LTT sudah mencapai 4.400 hektar.

“ Penambahan LTT diperoleh dari luasan lahan yang dialihfungsikan. Dari tanaman sawit dan karet beralihfungsi menjadi lahan jagung,” ungkap M. Thalib, koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Tegineneng.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung untuk rencana panen pada minggu ke-3 bulan Februari 2019 ditargetkan panen jagung seluas 980 hektar.

BACA JUGA  Kementan Peduli Kemanusian Tsunami Lamsel

“ Harapannya, semoga harga panen jagung tidak terus menurun jadi petani masih bisa menikmati hasil kerja kerasnya” lanjut Thalib yang pernah mendapat penghargaan sebagai Penyuluh Pertanian Teladan. (rls/asf)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here