BERBAGI

Bumilampung.com – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Pertanian Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, mulai melirik BPP Lampung sebagai lokasi praktek kerja lapangan (PKL) atau sebagai tempat pengenalain dunia pertanian kepada siswa/i SMK Pertanian.

Tak hanya itu, untuk memenuhi mata pelajaran khususnya dibidang pertanian, BPP Lampung sebagai instansi pemeritahan dibawah Kementerian Pertanian yang mendukung program pertanian, mensosialisasikan teknologi pertanian kepada generasi muda.

Dadang Sunarsa, SP.,MM, selaku Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung membenarkan bahwa SMKN Pertanian Bajarmargo merupakan yang ke sekian kalinya.

IKLAN

Siswa/i tersebut dapat langsung menerapkan teori ke lahan yang ada di BPP Lampung, serta memperdalam kemajuan teknologi pertanian.
“Pada 3 bulan ini beliau menerima siswa/siswi dari SMK sudah berulang kali, adapun yang diinginkan sekolahan tersebut merupakan magang/pengenalan pertanian dari budidaya dan pengolahan hasil pertanian,” ujar Dadan Sunarsa Kepala BPP Lampung yang baru saja menjabat mulai tanggal 12 Nopember 2018.

BACA JUGA  Menteri Pariwisata Acungi Jempol Gubernur Lampung

Bekenaan dengan hal sersebut diatas, Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung mulai memperkenalkan Agro Mini Wisata bertujuan untuk memperkenalkan pertanian kepada generasi muda dan pengguna jasa, serta memupuk kembangkan akan kecintaannya kepada pertanian sehingganya memiliki peranan agar generasi muda tergugah untuk meneruskan usaha tani perlu diberikan pengenalan pertanian dan penerapan sentuhan teknologi.

”Saya sangat mendukung regenerasi petani. Regenerasi petani itu merupakan keharusan, karena pangan merupakan kebutuhan strategis,” ujarnya Dadan saat diwawancarai.

BACA JUGA  Dedi Afrizal : Mahasiswa Jangan Mau Kalah dengan Mesin

Dalam terciptanya Agro Mini Wisata menciptakan area jogging track dengan mengelilingi kebun balai dengan luasan lahan berkisar 7 ha.

Sepanjang Jogging Track para pengguna bisa menikmati aneka tanaman diantaranya karet kakao maupun sayuran dataran rendah lainnya sehingga sambil berolahraga mata dimanjakan oleh rimbunnya tanaman.

Bekenaan dengan jogging track, Dadan optimis pada tahun 2019 Balai Pelatihan Pertanian Lampung dapat menjadi tempat prioritas bagi pegawai, peserta pelatihan dan masyarakat sekitar dapat menggunakan lintasan orah raga ini.

Jogging Track, begitu kami menyebutnya. Track atau lintasan untuk jogging yaitu kegiatan berjalan cepat atau berlari kecil agar jantung menyerap oksigen lebih banyak sehingga jantung dapat dilatih bekerja lebih cepat dari biasanya.

BACA JUGA  KPK Gelar FGD KAD di Lampung

Olahraga jalan cepat atau lari merupakan olahraga murah, tidak membutuhkan biaya dan dapat dilakukan kapan saja. Meskipun demikian, disarankan melakukan jogging pada pagi atau sore hari.

Selama berjalan di lintasan jogging track, para pegawai, peserta dan para pengguna lainnya diharapkan tetap berhati-hati agar tidak mengalami cidera, karena beberapa lintasan memiliki tanjakan yang cukup ekstrim.

Tetap patuhi peraturan di sepanjang lintasan, dilarang merokok dan para pengguna jogging track tidak membuang sampah di sepanjang lintasan. (rls/asf)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here