BERBAGI

Bumilampung.com – PT Toyota-Astra Motor (TAM) meluncurkan desain baru Calya di Lampung yang digelar di Cafe Marley, Pahoman, Bandarlampung, Jumat (20/9). Pembaruan ini dilakukan setelah Calya mendebut pada 2016.

Launching New Calya ini juga dihadiri oleh kepala cabang AUTO2000 Rajabasa Rudi Chandra, kepala cabang AUTO2000 Wayhalim Heri Andrian, kepala cabang AUTO2000 Raden Intan Royke Tanralili, dan kepala bengkel AUTO2000 Raden Intan Nurrahman Adi.

Sales Supervisor AUTO2000 Cabang Raden Intan Lampung, Romy Syaputra mengatakan, Calya mendapat perubahan pada tiga sektor, yakni eksterior, interior, dan penambahan fitur. “Kategori perubahan desain ini disebut minor change,” katanya.

BACA JUGA  Ada Yang Baru di Wisata Lembah Hijau, Penasaran?, Langsung Aja Kesini
IKLAN

Sama seperti sebelumnya, lanjut Romy, Calya terdiri dari empat varian, yaitu E M/T non-ABS, E M/T, G M/T, dan G A/T. “Semua varian ini mendapatkan perubahan berupa lampu depan LED dan desain pelek 14 inci baru,” ujarnya.

Pada varian G, jelas Romy, TAM memberikan spion lipat otomatis, gril krom warna hitam, head unit layar sentuh, ruang penyimpanan di bawah jok depan, kantong penyimpanan di belakang jok sopir, dan tombol audio di kemudi. “Tidak ada perubahan pada mesin, Calya tetap menggunakan mesin 3NR-VE 1.197 4-silinder Dual VVT-i bertenaga 88 PS (86,7 tenaga kuda) dan torsi 11 kgm,” jelasnya.

BACA JUGA  Nanang Ermanto Hadiri Acara Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Di Provinsi Bali

Kepala cabang AUTO2000 Raden Intan Royke Tanralili mengatakan, saat Calya meluncur pada 2016, pasar MPV di Indonesia meningkat 26 persen menjadi 449.190 unit dibanding sebelumnya. “Calya disebut mewakili 11 persen dari pencapaian itu,” kata dia.

Menurut Royke, sejak diluncurkan di Jakarta pada 16 September 2019 lalu, telah ada yang memesan sebanyak 35 unit di seluruh cabang AUTO2000 di Lampung. Desain baru diharapkan dapat memperkuat peningkatan Calya yang merupakan MPV termurah yang ditawarkan Toyota di dalam negeri. “Mudah-mudahan Calya tetap jadi bagian penting di industri otomotif Indonesia, terutama Lampung,” ujarnya.

BACA JUGA  Pemkab Lamsel Anggarkan Rp 23 Milliar Untuk Pembangunan Di Kecamatan  Waysulan

“Pada tahun 2018, setiap bulan Calya berhasil terjual sebanyak 100 unit. Harapan kami, dengan perubahan di Calya saat ini dapat lebih meningkatkan penjualan,” tambah Royke.

Royke mengungkapkan, secara keseluruhan model baru Calya naik antara Rp1,4 juta hingga Rp2 juta. Menurutnya, kenaikan ini sebanding dengan perubahan yang sudah diterapkan pada Calya. “Kami berharap harga ini kompetitif dengan fitur yang ditambahkan,” pungkasnya. (dka)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here