BERBAGI

Bumilampung.com – Balai Pelatihan Pertanian Lampung (BPP Lampung) terus fokus bergerak dalam pengembangan sumberdaya manusia pertanian dengan tugas utamanya mengadakan pelatihan bagi aparatur dan non aparatur pertanian.

Sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pertanian yang berada di Provinsi Lampung, BPP Lampung terus bersinergi dengan melaksanakan program-program Kementerian Pertanian.

Seperti baru-baru ini diluncurkan kegiatan Penumbuhan Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM) oleh Kementerian Pertanian yang menyasar pada santri milenial dari pondok pesantren.

IKLAN

Program ini dilaksanakan di hampir semua provinsi di seluruh Indonesia seperti tertuang dalam SK Menteri Pertanian Nomor 185/Kpts/OT.050/M/3/2019.

BACA JUGA  DPRD Lampung Kaji Pinjaman Pemprov Rp. 600 Miliar

Kegiatan tersebut meliputi pelaksanaan bimtek dan pemberian bantuan bidang peternakan bagi KSTM.

Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung, Dadan Sunarsa, menargetkan akan melaksanakan kegiatan bimbingan teknis kepada sebanyak 100 Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM).

“April ini, kami menargetkan selesai semua kegiatan bimtek untuk 100 KSTM di seluruh Lampung” ungkapnya.

“Mengingat bantuan ayam yang akan diberikan pada kelompok KSTM akan kita salurkan mulai bulan Mei, jadi, penting untuk melatih para anggota KSTM tentang teknis budidaya ayam buras dari awal hingga panen, sehingga ketika ayam datang, para santri sudah mampu untuk memelihara ayam tersebut dengan baik” tambah dia.

BACA JUGA  Memotivasi Petani Muda, Kepala BPP Lampung Tegaskan Petani Muda itu Harapan Indonesia

Diketahui sebanyak 100 KSTM yang tersebar di seluruh Provinsi Lampung meliputi Kabupaten Tulang Bawang, Tuba Barat, Lampung Tengah, Lampung Timur, Mesuji, Pringsewu dan Bandar Lampung akan menerima bantuan kegiatan penumbuhan KSTM (Kelompok Santri Tani Milenial) berupa bibit ayam buras, pakan dan vaksin selama 2 bulan, serta pembuatan kandang.

Sebelum penyaluran bantuan tersebut, sebanyak 10 orang perwakilan tiap kelompok akan dilatih tentang budidaya ayam buras dengan materi mulai dari perkandangan, pemeliharan, pengelolaan hama dan penyakit ayam serta panen pasca panen ayam buras. Melalui kegiatan bimtek ini diharapkan kegiatan KSTM akan berjalan terus, tidak hanya pada saat mendapat bantuan ayam saja, akan tetapi KSTM akan menjadi salah satu usaha di bidang pertanian yang dimiliki oleh pesantren dan yang pasti menghasilkan keuntungan untuk kesejahteraan para santri . (rls/asf)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here