BERBAGI

LAMPUNG SELATAN – Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung, lakukan ramah tamah dipengungsian yang berada didesa Way Muli atas, kecamatan Rajabasa, Jum’at (22/02).

Dikesempatan itu, Kepala cabang ACT Lampung Diah Eka Darma Wahyuni mengatakan, selain silahturahmi kepada para pengungsi, dirinya pun ingin melihat langsung perkembangan yang sudah terjalin sejak musibah Tsunami pada beberapa waktu lalu.

“Kami datang kesini (Huntara) sengaja ingin melihat langsung perkembangan para pengungsi yang ada didesa waymuli. Intinya, kita ingin menjalin silahturahmi lagi kepada para pengungsi, kan silahturahmi bisa menambah umur,” ujar Diah sambil menebar senyum kepada para pengungsi.

BACA JUGA  Modus Penipuan, Akun Ibu Plt Bupati Lamsel Di Palsukan
IKLAN

Selain itu, lanjut Diah, posko pengungsian yang berada didesa ini juga, kedatangan tim dari PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF) persero, yang mana PT. SMF ini merupakan mitra dari ACT.

“Perlu diketahui, SMF juga telah memberikan bantuan berupa fasilitas dapur umum dipengungsian ini, jadi tujuan kedetangannya kesini ingin menyaksikan kebermanfaatan dapur umum yang sudah diberikan teman-teman dari SMF,” kata Diah.

BACA JUGA  Cek Pelaksanaan Ujian Nasional Di SMP 1 Sidomulyo, Zainudin Hasan Pesan jangan Lupa Berdoa

Sementara itu, ditempat yang sama Wakil Ketua Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) SMF, Wisaksono Nugroho, mengatakan, dalam penyediaan dapur umum tersebut, SMF bekerja sama dengan ACT Lampung.

“Bantuan berupa dapur umum ini, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada lingkungan yang terdampak akibat bencana tsunami pada 22 desember 2018 lalu,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam penyediaan fasilitas dapur umum yang telah disediakan itu, berupa makanan sehari-hari yang diperuntukan bagi ratusan warga yang berada dipengungsian setempat.

“Kami sangat memahami bahwa masih banyak keperluan yang dibutuhkan oleh masyarakat yang terkena dampak bencana. Tentu kami pun ikut merasakan duka yang dialami masyarakat setempat. Mudah-mudahan dengan apa yang kami berikan ini, bisa lebih bermanfaat untuk warga Waymuli dan bisa menambah semangat saudara-saudara kita,” ujar Wisaksono kepada media.

BACA JUGA  Hadapi Perubahan Iklim, Bapeltan Lampung Adakan Pelatihan Mitigasi Dan Adaptasi Perubahan Iklim

Diketahui, PT. SMF merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Berdiri sejak tahun 2005 dibawah Kementerian keungan, PT. SMF mengemban tugas sebagai special mission vehicle (SMV), untuk membangun dan mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan.(Ferdi/Lim)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here