BERBAGI

MESUJI – Sebanyak 12 petani dari Kecamatan Panca Jaya menerima pembekalan materi tentang pengembangan tanaman lada perdu oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Panca Jaya, belum lama ini di Kantor Kecamatan Panca Jaya, Desa Adi Luhur.

Dikatakan Camat Panca Jaya Taufiq Widodo, ini merupakan salah satu model pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA  Polres-Koramil-Dishub Mesuji Tambal Jalan Berlubang

Harapannya, masyarakat dapat mengembangkan potensi diri dan lingkungan di sekitarnya guna meningkatkan kesejahteraan.
Lanjutnya, jika diasumsikan setiap hektar lahan ditanami 4.000 batang dengan harga bibit Rp 12.000 per batang, maka diperlukan dana sebesar Rp 48.000.000 per hektar. Namun, dengan model pemberdayaan yang tengah dilakukan ini diharapkan bisa memangkas biaya perolehan bibit sampai dengan 90 persen.

BACA JUGA  Polemik Pelantikan Kepala Sekolah di Lamsel Terus Berlanjut.
IKLAN

“Hari ini sebanyak 12 petani dibekali materi tentang tanaman lada perdu oleh rekan-rekan penyuluh. Dalam minggu ini rencananya para petani akan menyiapkan media tanam pembibitan menggunakan polybag. Minggu depan, akan dilaksanakan kunjungan sekaligus praktik pembibitan ke Dusun Umbul Ben, Desa Wiralaga II, Kecamatan Mesuji yang lebih dulu sukses mengembangkan lada perdu,” terang Taufiq Widodo.(fan)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here