BERBAGI
Petugas melakukan Pemeriksaan kendaraan dalam razia gabungan Dispenda Kepolisan dan Pihak jasa raharja di wilayah Lamsel(Muslim/Bumilampung.com)

LAMSEL – Sejak dilakukan razia gabungan Dispenda Provinsi Lampung, Kepilisian Polres Lamsel serta pihak dari Jasaraharja, sudah Puluhan kendaraan bermotor (ranmor) berhasil diamankan oleh tim razia gabungan karena kedapatan telat pajak.

Bahkan dari razia hari pertama yang dilaksanakan di Jalinsum Kalianda tepatnya di depan Goy Way Handak, Senin (29/7) kemarin. tercatat 17 pengendara yang langsung melunasi pajak kendaraan bermotor (PKB).

IKLAN

Kapala UPTB Wilayah II Samsat Kalianda Drs. Agustami, MSi mengungkapkan, razia gabungan ini tujuannya untuk melakukan pendataan potensi PKB diwilayah kerjanya.

“Tujuan di gelarnya razia ini untuk melakukan BBNKB serta melakukan pengecekan Sumbangan Wajib Dana Kecelakan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dikeluarkan oleh Jasa Raharja” ujar Bustomi selasa ( 30/72019).

BACA JUGA  Kades Sukaraja Serahkan 172 Buku Rekening Dan ATM Program BLT-DD

Senada juga di ungkapkan Kasi Penagihan dan Penerimaan Pajak Samsat Kalianda Zen Smith, S.Sos menurutnya, dalam giat tersebut pihaknya langsung menghadirkan mobil Pelayanan Samsat Keliling. Bahkan, petugas langsung meminta pengendara melunasi tungakan PKB yang kendaraannya telat pajak.

“Alhamdulillah razia hari pertama dari sekitar 60 penhendara yang terjaring razia, ada sekitar 17 pengendara yang tadi langsung membayar di lokasi. Sementara lainnya kita minta membuat surat pernyataan diatas materai, agar segera melunasi tungakannya” kata Zen Smith.

Pihaknya bakal menggencarkan kegiatan tersebut hingga beberapa hari kedepan. Bahkan, lokasi razia akan terus berpindah sesuai dengan kebutuhan dan potensi tunggakan pajak yang dianggap cukup besar.

BACA JUGA  Sah, Winarni Nanang Ermanto Jadi Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Lamsel

          “Selama tiga hari kedepan kami akan berada di tempat yang berbeda. Tidak bisa kami beritahukan lokasinya. Yang pasti, ini adalah bentuk himbauan yang kami lakukan kepada masyarakat. Jadi, bukan untuk ditakuti dan dihindari,” ujar dia.

Terpisah Kasatlantas Polres Lamsel AKP. Kasyfi Mahardika, SIK mengatakan, sasaran giat razia kendaraan bermotor adalah pelanggaran kasat mata dan kendaraan yang menunggak pajak.

“Dalam Razia gabungan ini, kita lakukan Tilang juga terhadap pengedara yamg tidak memakai helm dan tidak ada kaca spion” ujar Kasyfi.

Lebih lanjut mantan Kasatlantas Metro ini mengatakan, saat menggelar razia terdapat wajib pajak yang kedapatan belum membayar pajak kendaraan.

“Pengendara sepeda motor yang kedapatan belum bayar pajak langsung bayar pajak di tempat,” ujarnya.

BACA JUGA  Pandemi Covid19, Wagub Chusnunia Membuka Operasi Pasar Bersubsidi di Tubaba

Rencananya, lanjut Kasyfi, razia gabuangan tersebut akan berlangsung selama tiga hari kedepan.

Penindakan ini, kata dia, dalam rangka meningkatkan perolehan pajak dari sektor kendaraan. “Dengan adanya kegiatan razia ini diharapkan dapat mengingatkan wajib pajak untuk membayar pajak kendaraan. Hal ini juga dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan,” pungkasnya.

Diketahui, tingginya angka tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB) di wilayah Lampung Selatan menjadi tugas berat jajaran pemerintah. Razia gabungan yang melibatkan unsur terkait bakal segera dilakukan guna menertibkan dan mendata obyek pajak khususnya kendaraan bermotor (ranmor) yang ogah bayar pajak tepat waktu( dho/Lim).

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here