BERBAGI
Simpan uang di sepatu

LAMPUNG UTARA-Salah satu pengujung Lembaga Pemasyarakatan (Lampas) kelas II A Kotabumi Lampung utara (Lampura), kedapatan menyembunyikan sejumlah uang di dalam sepatu saat akan membesuk kerabatnya. Kejadian tersebut diketahui saat Kepala Lapas kelas II A Kotabumi, sedang melakukan sosialisasi sekaligus penindakan terhadap peraturan diwilayah kerjanya, Senin (5/2).

Abdul Rahman (59) pengujung asal bandar Jaya Kabupaten Lampung Tengah itu kedapatan menyembunyikan sejumlah uang yang rencananya diberikan kepada kerabatnya ketika menjenguk tahanan kasus narkoba, dengan berdalih menyelipkan uang di dalam sepatu tersebut hanya untuk mengindari kejahatan seperti kecopetan saat dijalan.

BACA JUGA  DPRD Kota Metro Gelar Paripurna Penyampaian Jawaban Wali Kota Metro Atas Pandangan Umum Fraksi

“Bukan pak, itu uang sengaja saya selipkan didalam sepatu, takut kecopetan aja. Bukan niatan diperuntukan buat kerabat saya yang sedang didalam Lapas, “ujar dia sambil terbata bata, gugup saat ditanya petugas keamanan.

IKLAN

Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Kotabumi, Damari yang didampingi Kepala pengamanan wahyu serta sejumlah petugas mengungkapkan kegiatan yang dilaksanakan saat itu guna meminalisir peredaran Narkoba didalam Lembaga Permasyarakatan di kabupaten setempat. Untuk itu, pihaknya juga telah membuat peraturan bagi tiap pengunjung yang berkeinginan membesuk keluarganya saat masuk kedalam Lapas harus mengganti alas kaki yang sudah disiapkan.

BACA JUGA  Kemensos RI Tinjau E-Warong di Metro

“Untuk sebuah pencegahan, adanya Narkoba masuk lingkungan Lapas, Kita sudah mempersiapkan alas kaki pengganti, termasuk sendal yang dipakai oleh tamu yang ingin membesuk keluargannya, “kata dia seraya mengatakan, termasuk salah seorang pengunjung yang kedapatan menyelipkan uang didalam sepatunya saat berkunjung. Dengan sigap petugas melihat menangkap tangannya dan diberikan kepada petugas adminstrasi yang ada disana.

“Ya kami beri arahan pada mereka, kalau memang mau memberi keluarga dikasihkan saja dengan petugas. Nanti merekalah yang akan memberi langsung pada bersangkutan, “terangnya.

BACA JUGA  Warga Minta Perusahan Karya Maju Ditutup

Selain itu, selama kegiatan sosialisasi berlangsung, pemeriksaan dilakukan juga oleh petugas sipir kepada setiap pengunjung yang datang. Selain untuk mengantisipasi kejadian tak diinginkan, itu juga berguna meminalisir terjadinya peredaran Narkoba. Oleh sebab itu, jajaran senantias melakukan pengecekan secara teliti terhadap seluruh pengunjung yang datang.

“Yang dilarang dibawa kesini oleh pengunjung adalah korek api, Hp, gunting, uang dan narkoba. Kami sering kali mendapati keluarga yang membesuk membawa Hp, Gunting, peniti, bahkan uang yang sengaja diselipkan untuk mengelabui petugas,”pungkasnya. (sab/een)

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here