LainnyaLampung Selatan

Nyore di Kebun Edukasi Bersama Bupati Lamsel

3
×

Nyore di Kebun Edukasi Bersama Bupati Lamsel

Sebarkan artikel ini
Bupati Lamsel dan sejumlah kepala OPD Poto di salah satu taman yang ada di kebun edukasi (poto muslim)

LAMSEL – Disela kesibukannya Bupati Lamsel menyempatkan diri, jalan jalan sore mengitari Kebun Edukasi yang berada di areal rumah dinas bupati lamsel.

Sambil mengenekan celana pendek dan kaos oblong, orang nomor satu di lamsel ini melihat lihat sejumlah tanaman yang ada di areal kebun edukasi yang luasnya lebih dari dua hektar itu.

Bupati Lamsel menikmati ayunan yang ada di kebun edukasi areal rumah dinas bupati lamsel (poto muslim).

“Sambil kita oleh raga kita liat tanaman yang ada di kebun edukasi ini ” ujar dia kepada  sejumlah kepala OPD yang juga ikut bersama  bupati lamsel.

Sampai dilahan yang ditanam semangka, Bupati Lamsel berhenti sejenak untuk  melihat langsung buah semangka yang sudah mulai membesar itu.

BACA JUGA  Kantah dan Satker Pengadaan Jalan Tol Wilayah II Bahas Pengamanan Aset Negara

” sebentar  lagi panen kita, kalau saja tidak ada Pandemi Covid-19,  bisa kita ajak masyarakat datang kesini,” ujar dia.

Menurut keterangan Kepala Dinas Pertanian Lamsel, semangka yang ada di kebun edukasi itu paling lama sepuluh hari lagi bisa di penen.

” insyaallah 10 hari lagi sudah bisa di panen, ujar Bibit menejelaskan kepada Bupati Lamsel.

Usai melihat tanaman semangka, Bupati Lamsel melanjutkan perjalanan mengitari kebun edukasi, sesekali ia berhenti, sambil memantau apa saja yang harus diperbaiki agar kebun edukasi itu tampak lebih indah dan menarik.

BACA JUGA  PTPN IV Regional III Hadirkan Berkah Ramadan Lewat Zakat dan Program Sosial

Diketahui, keberadaan kebun edukasi merupakan ide dari Bupati Lamsel untuk memanfaatkan lahan kosong yang selama ini tidak terpakai.

Atas ide bupati lamsel, kini lahan yang sebelumnya semak belukar, di sulap menjadi taman bermain, dengan hiasan bunga bunga, buah buahan, serta mainan anak anak yang di peruntukan sebagai sarana hiburan bagi masyarakat kota kalianda.

Jika sebelum ada Pandemi Covid-19,  hampir ratusan orang setiap hari mengunjungi taman edukasi, tapi sejak adanya pandemi pengunjung masih tetap ada meski tidak ramai.(Lim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.