BERBAGI

 

LAMPUNG SELATAN – Paska mundurnya ketua KONI Lamsel Frans Nurseto beberapa waktu lalu, secara otomatis akan dipilih lagi ketua umum KONI yang baru.

Sebelum itu dilakukan, Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto Minta Inspektorat melakukan audit terlebih dahulu anggaran KONI yang dikelola oleh ketua yang lama, sebelum terbentuk Pengurus Baru

IKLAN

Nanang mengatakan, anggaran yang di kelola KONI berasal dari Anggaran APBD, artinya harus jelas kegunaannya, apalagi anggaran yang diberikan pemerintah tidak sedikit. Karena itu perlu ada audit oleh Inspektorat, sebelum terpilih pengurus yang baru.

BACA JUGA  Bonzaivanganza", Kontribusi Nyata Jurnalis Kepada Masyarakat Lampura

” Kalau ketuanya mundur harus ada audit melalui Inspektorat, biar jelas kemana saja dana itu digunakan, apakah untuk pembinaan olah raga, atau kegiatan lain, masyarakat dan pengurus baru harus tau, agar nanti tidak timbul prasangka buruk dalam penggunaan anggaran oleh pengurus lama ” kata Nanang selasa (2/10/2018).

Saat Bumilampung, coba mengubungi bendahara KONI Lamsel kuswignyo untuk menanyakan berapa sisa anggaran KONI, paska mundurnya Frans Nurseto, telepon selulernya meski bernada akiif tetapi tidak diangkat.

BACA JUGA  Dari 45 Anggota DPRD Lampung Utara Terpilih Hanya 44 yang Di Lantik

Diketahui, Pemerntah mengucurkan anggaran untuk Pembinaan Atlit tahun 2018 ke KONI sebesar Rp. 2 Milyar. Sementara Ketua KONI Frans Nurseto yang baru menjabat sekitar 5 Bulan, mengundurkan diri. Untuk sementara Saat ini yang menjadi Plt ketuanya adalah Bejo.

Terpisah, Kepala Inspektorat Lamsel JOKO SAPTA PRIHANDAYA, dihubungi melalui telepon seluler mengatakan akan melakulan audit anggaran KONI Tahun 2018 dalam waktu dekat.

BACA JUGA  Bapenda Tulangbawang Hitung Objek Pajak PBB-P2 Jalan Tol

” Dalam waktu dekat ini akan kita audit, anggaran KONI, Kita masih menunggu SPT, begitu keluar, langsung kita lakukan Audit ” kata dia (Frd/Lim).

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here