BUMILAMPUNG.COM– Warga di Kampung Karang Agung Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan mengaku resah melihat kondisi harga gas Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (Kg) alias gas melon yang bermerek yang kian melejit. Dari Harga Eceran Tertinggi (HET) sebelumnya berkisaran Rp 27 rib, Hingga sampai Hari ini” minggu (02/6/2024) naik menjadi hingga Rp. 35000 per 3 Kg.
“Salah satu pembeli R (40) mengungkapkan, tingginya harga LPG melon itu terjadi sejak adanya kelangkaan pada beberapa bulan lalu, tepatnya mengimbas pada pelaksanaan Pemilu 2024 lalu. Ia belum mengetahui pasti penyebab kelangkaan LPG melon itu.
“Saya gak tahu penyebabnya apa, tapi yang pasti ini sangat meresahkan, karena semuanya apa-apa naik, sembako terutama beras juga mahal meskipun usai menempuh panen raya,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan AV (35), warga Kecamatan Bahuga, Kabupaten Waykanan. Dia menyebut harga LPG melon 3 Kg kini naik sekitar Rp. 32000 hingga Rp. 35000 harga LPG melon di wilayahnya.
Masyarakat Kecamatan Pakuan Ratu berharap pemerintah dapat memberikan aturan yang sesuai mengenai penyaluran serta kaitan harga HET menurut umumnya, menjelang detik detik Hari Raya Idul Adha mendatang.
Editor M. Ashari












