BERBAGI

BANDARLAMPUNG – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung Bambang Hermanto mengajak masyarakat untuk bijak dan berhati-hati dalam memanfaatkan layanan pinjaman online.

Pasalnya, saat ini sedang maraknya SMS penawaran pinjaman online yang diterima masyarakat.

Bambang juga menyarankan, masyarakat untuk mencari tahu terlebih dahulu apakah pinjaman online tersebut ilegal atau resmi.

IKLAN

Berikut ciri pinjaman online ilegal, antara lain pijol ilegal kerap menawarkan pinjaman melalui SMS spam. Fee sangat tinggi bisa mencapai 40% dari pinjaman. Suku bunga dan denda tinggi bisa mencapai 1% – 4% per hari.

BACA JUGA  Musa-Dito Janjikan Program Pro Rakyat untuk Lamteng

Jangka waktu pelunasan sangat singkat tidak sesuai dengan kesepakatan. Pinjaman ilegal biasanya meminta akses semua data di ponsel seperti kontak, foto dan video yang akan digunakan untuk meneror peminjam saat gagal bayar.

Pinjol ilegal melakukan penagihan tidak beretika berupa teror, intimidasi dan pelecehan. Pinjaman online ilegal tidak memiliki layanan pengaduan dan identitas kantor yang jelas.

BACA JUGA  Ketua DPRD Mingrum Gumay: Perda AKB Bukan Tentang Aturan Jam Malam

“Jika ingin menggunakan pinjaman online pastikan anda menggunakan pinjaman online legal. Untuk itu cek legalitasnya ke kontak OJK 157,” jelas Bambang Hermanto. (*)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here