BERBAGI

METRO– Komisi I DPRD Kota Metro meminta pemerintah menaikkan insentif RT dan RW selaku garda terdepan dalam penanggulangan Covid-19 dan program lainnya.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Metro Amrullah mengatakan, pamong seperti RT dan RW adalah pihak yang membantu pemerintah dalam pelaksanaan program. Ditambah situasi saat ini pandemi covid-19.

“Dan tunjangan insentif pamong ini kan masuk dalam sembilan program unggulan dari wali kota sebelum terpilih. Jadi sudah seharusnya ditambah. Apalagi saat ini insentif pamong itu sekitar Rp 250 ribu,” ungkapnya, Rabu (7/7).

BACA JUGA  Dewan Minta Pemkot Metro Rutin Razia Rumah Kost

Karena itu, pihaknya mendorong agar insentif segera dinaikkan dan bisa dibahas pada APBD Perubahan 2021. Apalagi amanah dan tanggung jawab pamong merupakan percontohan dari Kepala Daerah.

“Idealnya kalau kita studi komparasi studi banding dengan Kota Bandar Lampung, ya paling tidak setengahnya. Ini sebanding dengan pendapatan Kota Metro. Kalau dari kemampuan kita mampu, hanya tinggal kebijakannya saja,” katanya lagi.

BACA JUGA  Dampak Covid-19, Pemkot Metro Segera Berlakukan Aturan New Normal

Menurutnya, Kota Metro tidak terlalu luas dengan hanya memiliki lima kecamatan dan 22 kelurahan. Artinya tinggal merealisasikan. Karena peran pamong sebagai garda terdepan masyarakat sangat penting.

“Tambah lagi sekarang kerjaan covid-19 ada kampung tangguh, ya idealnya ditambah. Karena yang menangani masalah covid-19 seperti tenaga kesehatan saja kan mendapatkan insentif tambahan,” tuntasnya. (ADV)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here