BERBAGI

bumilampung.com – BAPELTAN Lampung sosialisasikan KOSTRATANI kepada ratusan penyuluh Sumatera Selatan (Sumsel).

Setidaknya ada sekitar 350 penyuluh dari 192 BPP di 17 Kabupaten/Kota hadir di Ballroom Hotel Novotel Palembang (28/02/2020) di acara sosialisasi tersebut.

Mereka tampak antusias mendengarkan paparan dari Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung Dadan Sunarsa.

IKLAN

Dalam kesempatan itu, Dadan memaparkan program Kostratani sebagai program unggulan Kementrian Pertanian saat ini.

“Demi mewujudkan kedaulatan pangan nasional perlu dilakukan optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dengan memanfaatkan IT. Oleh karena itu kegiatan kostratani hadir guna menguatkan peranan para penyuluh pertanian dengan meningkatkan kemampuan pemanfaatan IT,” katanya.

BACA JUGA  Putera Pesawaran Siap Nahkodai KNPI Lampung

Menurut Dadan, Kostratani atau Komando Strategis Pembangunan Pertanian bertujuan membangun ekosistem pertanian modern berbasis sains dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) melalui pemberdayaan penyuluh sebagai pengembangan sektor pertanian dari hulu hingga hilir.

Sehingga diharapkan petani adaptif terhadap inovasi teknologi pertanian, termasuk mampu berinteraksi dengan media sosial dan perkembangan teknologi informasi.

BACA JUGA  Kades yang Terjaring OTT Di Bebaskan 

“ Balai Pelatihan Pertanian Lampung siap mendukung program kostratani dengan menyiapkan pelatihan bagi 1.783 orang di sepanjang tahun 2020 ini. Mari kita perkuat struktur dan dukungan bagi pertanian agar semakin maju, mandiri dan modern” tambahnya.

Selain dihadiri penyuluh pertanian kegiatan ini juga dihadiri oleh Justan Riduan Siahaan selaku Inspektorat Jenderal Pertanian. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumatera Selatan (Ir. Antoni Alam, MSi), Direktur pembiayaan PSP(Ir. Indah Megawati) dan BNI 46 Palembang (Dodi W). Kehadiran berbagai stakeholder ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Penetapan Target dan Percepatan Kegiatan Tanaman Pangan Tahun Anggaran 2020 di Sumatera Selatan. (rls/asf)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here