BERBAGI

bumilampung.com – Kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lampung saat ini tidak sehat. Sebab dalam kondisi defisit Rp1, 7 Triliun.

Untuk mengatasi hal tersebut salah satu cara untuk memulihkannya adalah mengevaluasi program kegiatan yang tidak penting.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Lampung,  Ismet Roni,  Selasa (12/6).

IKLAN

Dia mengatakan, memang pemulihan kondisi ini tidak bsia sekaligus dilakukan dalam waktu yang sebentar. Sebab,  harus ada penataan-penataan yang terstruktur kembali agar APBD menjadi pulih.

BACA JUGA  Pansus DPRD Lampung Telurkan Lima Rekomendasi Terkait Dugaan Tindakpidana Pilgub

“Memang itu mesti bertahap. Karena kita harus susun kembali, ” ujarnya.

Menurut dia,  memang langkah awal dan tepat yang bisa dilakukan pemprov lampung adalah mengevaluasi program-program yang tidak perlu. Diana,  hal tersebut akan memberatkan atau membuat APBD menjadi timpang.

“Jika memungkinkan ya kita evaluasi programnya. Mana yang bagus kita teruskan. Kalau ada yang tidak penting-penting amat di masyarakat dan tidak perlu ya dikesampingkan saja terlebih dahulu, ” imbuhnya.

BACA JUGA  DPRD Lampung Gelar Paripurna Laporan Hasil Pansus Terkait Temuan BPK RI

Politikus Partai Golkar ini juga mengatakan,  hal ini juga disebabkan terlalu besarnya asumsi pendapatan yang dimasukkan dalam struktur APBD. “Salahsatunya itu Waydadi. Kami fraksi golkar saat itu sudah menolak keras. Bahwa memang asumsinya terlalu besar dan tidak mungkin tercapai dalam satu tahun anggaran, ” kata dia.

Ismet juga mengaku nantinya bakal ada bahasan antara eksekutif dan legislatif dalam rangka pemulihan kesehatan APBD Lampung. “Saya kira juga pak Arinal juga kan mantan birokrat. Mudah-mudahan kondisi ini bisa ditanggulangi. Basic beliau juga kan sudah pasti faham. Saya kira,  mudah-mudahan bisa lebih bisa cepat diselesaikan, ” kata dia. (adv)

BACA JUGA  Rayakan Kemenangan, RT 06 Sumber Agung Gelar Syukuran Dan Hiburan
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here