BERBAGI

Tulangbawang –┬áMeski ditengah kesibukan rutinitas sehari-hari menjadi Wakil Bupati (Wabup) Tulangbawang (Tuba), Hendriwansyah tetap tidak lupa betapa pentingnya mendekatkan diri kepada sang pencipta, apalagi mengingat, segala yang ada di dunia dan seisinya merupakan milik Allah SWT.

Bung Hen, sapaan akrab Hendriwansyah, menyempatkan diri sekaligus menepati janji, hijrah guna menjemput hidayah, i’tikaf di Masjid selama tiga hari lamanya, tentunya merupakan waktu yang pas, yaitu setelah satu bulan penuh menjalani ibadah puasa di bulan suci ramadhan, sehingga menyambung menjemput amal ibadah.

BACA JUGA  Penggunaan DK dan ADK Kampung Penawar Jaya Diduga Di-mark Up

Patut untuk dicontoh, sangat istiqomah, kekhusukan melakukan ibadah dengan cara i’tikaf memang cara tepat, sebab siapapun yang melaksanakannya akan mendapat manfaat, manfaat berupa kebaikan dan mencegah diri dari kemungkaran.

IKLAN

Seperti firman Allah SWT, “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah,” (QS Ali Imran [3]: 110).

Saat melaksanakan kewajiban sebagai umat manusia ini, Hendriwansyah bersama jamaah tabligh di Masjid Nurul Huda, Kampung Bujuk Agung Kabupaten Tulangbawang, tidak ada perlakuan spesial untuk dirinya, semua sama, seperti di mata Allah SWT, yakni hambanya dengan kewajiban untuk beribadah.

BACA JUGA  Lampung Fair, Tuba Jual UKM

Diketahui, pasangan dari Bupati Tulangbawang Hj. Winarti ini melakukan perjalanan hijrah dan i’tikaf di Masjid itu, merupakan bentuk rasa syukur atas segala nikmat, karunia dan rezeki yang telah diberikan Allah SWT pada dirinya.

Hijrah dalam melakukan i’tikaf di Masjid juga dilakukannya guna menepati janji yang sudah ada di hati sebagai bentuk rasa syukur kehadirot Allah SWT kepadanya baik berupa kesehatan maupun jabatan.

BACA JUGA  Monitor Penanganan Covid-19, LO BNPB Pusat Kunjungi Lampung Selatan

Apalagi, dengan melakukan istiqomah beribadah di Masjid, tentu dapat menimbulkan banyak manfaat, salah satunya dapat lebih mempererat tali silaturahmi antar sesama muslim, baik ulama, umaroh dan masyarakat agar saling mengenal satu dan yang lain.

Dengan cara ini juga, tidak ada perbedaan tinggi atau rendahnya sebuah jabatan di hadapan Allah SWT.

“Hablum minallah, hamblum minannas, dengan mengharapkan ridho, rahmat dan hidayah yang maha kuasa, semoga dapat menjadi pelita yang menerangi jalan hidup kita sebagai umat manusia,” tutur Bung Hen. (danuri/asf)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here