BERBAGI

Lampung Utara-Dikarenakan adanya keterbatasan fasilitas penampungan sampah, maka terjadinya permasalahan sampah yang menumpuk di beberapa titik di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), selama ini dan terjadi bukan pada tempat penampungan sampah sementara (TPS). Demikian, penjelasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampura, terkait persoalan tersebut.

“Selama ini, pihak Pemkab Lampura, masih mengalami kekurangan fasilitas serta armada sebagai Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS). Untuk itu, pihak kami selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten setempat untuk dapat membuang sampah pada tempatnya saja, ” demikian dikatakan Kepala DLH Lampura, Amran Yazid, Senin (17/6) ketika dikonfirmasi awak Media terkait keluhan warga di Jalan Bukit Pesagi, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampura tentang aroma tak sedap dari tumpukan sampah rumah tangga tampak menggunung dan berbau busuk serta sampah tersebut tampak menyumbat saluran air, gorong-gorong, hingga bertebaran ke badan jalan.

BACA JUGA  DPRD Gelar Paripurna Peringati Hari Lahir Lampura ke 73

Ditegaskan juga, bahwa TPS yang dikeluhkan masyarakat. Khususnya warga Kelurahan Kota alam tersebut, bukan merupakan tempat penampungan sementara sampah yang disediakan Pemkab Lampura, sehingga dikarenakan minimnya fasilitas dimiliki, maka banyak sampah yang dapat terkover oleh pihak kebersihan.

IKLAN

“Untuk itu, kami mengimbau masyarakat tidak membuang sampah yang bukan tempatnya. Sehingga tidak terjadi penumpukkan sampah yang dapat menyebabkan sumber penyakit,” Tegasnya.

BACA JUGA  Pengumuman PPPK di Lampura Belum Jelas

Terkait dengan sosialisasi kepada masyarakat tentang membuang sampah pada tempatnya, Tambah dia, telah dilakukan berulang kali dengan harapan mampu memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan khususnya masalah penanggulang sampah. Sebab, terkait masalah tersebut bila hanya mengandalkan pemerintah tentu takan sulit diselesaikan.

“Jadi kalo disana tidak ada tempat penampungan sampah ataupun jauh bisa mengajukan kepada kami. Yang penting ada tanahnya, silahkan ajukan kepada kami. Kalau masalah lain, seperti pengangkutan semua itu juga ada pada kami. Jadi, kita harus sama-sama untuk mengatasi persoalan tersebut ,” pungkasnya.(sab/een)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here