Ruwa JuraiWay Kanan

Ratusan Umat Hindu Kecamatan Banjit Upacara Melasti, Sambut Hari Raya Nyepi 2024

2
×

Ratusan Umat Hindu Kecamatan Banjit Upacara Melasti, Sambut Hari Raya Nyepi 2024

Sebarkan artikel ini
I Ketut Renu Astika kepala kampung Bali Sadhar Utara poto bersama tokoh adat bali sesaat sebelum upacara melasti di mulai (foto istimewa)

BUMILAMPUNG.COM–  Ratusan Umat Hindu Kecamatan Banjit melakukan upacara Melasti menyambut hari raya Nyepi  tahun baru saka 1943 tahun 2024, Upacara ini bertujuan untuk mensucikan alam semesta (buana agung) dan jiwa raga manusia (buana alit) dari segala perbuatan buruk di masa lalu agar tercipta keharmonisan dalam kehidupan manusia, upacara dilaksanakan di  Pure Melasti Banjit jumat 08/03/2024

Upacara Melasti Kecamatan Banjit di hadiri oleh seluruh aparatur pemerintah kampung Bali Sadhar Utara seperti, I Ketut Renu Astika kepala kampung, I Komang Subrata sekretaris kampung, kepala dusun, RT, Linmas, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Ratusan masyarakat hadiri upara Melasti di Kecamatan Banjit (foto istimewa)

“Ketua Parasida Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kecamatan Banjit Wayan Lameg, S.Pd  dalam sambutannya menyampaikan pelaksanaan Upacara Melasti ini di laksanakan rutin sebelum menyambut Hari Suci Nyepi bagi umat Hindu, agar umat Hindu di Kecamatan Banjit selalu melaksanakan Sradha bhakti sekaligus kesadaran akan pentingnya berdana punia sebagai momentum untuk menanam karma yang baik sekaligus untuk melanjutkan program pembangunan di Pura Khayangan Tunggal serta di Pura Melasti untuk kedepannya,” kata Wayan Lameg.

BACA JUGA  Junet dan Tiga Rival Siap Jadi Kepala Lingkungan Sukajaya

“Wayan Lameg S.Pd Ketua Parasida Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kecatan Banjit mengatakan Upacara Melasti ini bertujuan untuk menyucikan diri dalam rangka menyambut Tahun Baru Saka 1946 dengan harapan di hari Raya Nyepi tahun ini, umat Hindu di Kecamatan Banjit bisa senantiasa damai, banyak rezeki, begitupula dengan kesehatannya,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan Upacara Melasti juga disampaikan Dharmawacana dari pemuda Hindu di Kecamatan Banjit I Gede Sulatra, S.Pd  yang menyampaikan Dharmawacana berjudul Dana Punia sebagai wadah untuk merealisasikan ajaran dharma. Kesimpulan dari Dharmawacana yang di sampaikan oleh pemuda Hindu ialah agar seluruh Umat Hindu di Kecamatan Banjit tidak perlu ragu untuk melaksanakan dana punia, karena karma dari melaksanakan dana Punia dengan tulus ikhlas akan mendapatkan Karma yang berlipat-lipat untuk yang melaksanakan Dana Punia Tersebut.

BACA JUGA  Separuh Pemudik Belum Kembali, Arus Balik Diperkirakan Memuncak Akhir Pekan Ini

Editor Habibi Adi Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.