BERBAGI

TULANGBAWANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulangbawang (Tuba) menerima berkas 40 nama bakal calon legislatif (Bacaleg ) dari DPC Partai Gerinda Kabupaten Tuba, yang akan mengikuti pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang.

Berkas tersebut diantarkan langsung oleh Ketua DPC Partai Gerindra, Aliasa bersama bakal calon legislatip lainnya ke kantor KPU kabupaten setempat. Mereka  diterima langsung oleh Ketua KPU Reka punata, SH, bersama komisioner lainnya, pada Selasa (17/7/2018).

Aliasa, selaku ketua DPC partai Gerindra Kabupaten Tuba mengatakan, dalam verifikasi berkas bakal calon legislatip dari partainya sudah memenuhi syarat, sesuai apa yang ada dalam peraturan KPU itu sendiri.

BACA JUGA  Bupati Winarti Berharap Pengelolaan DD Semakin Baik Dalam Pengelolaannya
IKLAN

Cak ( sapaan akrab  ) Aliasan, mengharapkan dalam pileg tahun 2019 nanti, partainya dapat mendulang suara yang lebih bayak lagi. “Targetnya sehingga dapat mencapai angka 40 persen, atau sekitar 18 kursi,dari jumlah kursi yang ada di DPRD,” harapannya

Partai Gerindra mengusung 40 nama bacaleg. Diantaranya 25 orang laki laki, dan 15 orang perempuan, semua di bagi dalam dapil (daerah pemilihan) yang telah ditentukan oleh KPU kabupaten tersebut.

BACA JUGA  Perlancar Mobilitas, Jembatan Bujung Tenuk Tuba Segera Diperbaiki

” Saya mengharapkan kepada semua calon legislatip di setiap dapilnya, agar dapat bekerja semaksimal mungkin, sehingga kita mendapat kan suara terbayak di pileg mendatang, dan setiap dapil nya ada perwakilan yang dapat duduk di kursi DPRD kabupaten Tulangbawang, sehingga dapat mempermudah menyerap aspirasi masyarakat kedepannya,” ungkapnya.

Apalagi selama ini melalui partai Gerindra sudah sedikit banyak telah berbuat untuk masyarakat kabupaten Tulangbawang ini, melakukan hal yang terbaik dengan menyalur kan bantuan berupa beasiswa ke sekolah sekolah.

BACA JUGA  Bupati Winarti Sambut Kirab Obor Asian Games

“Mulai dari tingkat SMP, SMA, dan sederajat,  dengan bantuan yang melalui partai Gerindra ini,  sedikit dapat mengurangi beban orang tua, bagi siswa siswi itu sendiri, sehingga kedepan tidak ada lagi yang nama nya anak putus sekolah,” tutupnya. (dan/asf)

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here