BERBAGI

bumilampung.com – Pajar Pamil Haitami, adalah satu dari petani muda yang mengikuti pelatihan wirausaha muda di P4S Sawi Sejahtera, merasa bangga jadi petani.

Pamil, sapaan akrabnya memulai usaha tani sejak tahun 2014. Usaha tani yang di gelutinya adalah usaha tani hortikultura, dengan bertanam sayuran, terutama kacang panjang. Diusia muda nya saat ini, 22 tahun, pamil memiliki banyak harapan untuk memajukan pertanian di daerahnya, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

Tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Bangka tidak menyurutkan minatnya untuk tetap menekuni usaha taninya. Sambil kuliah, pamil tetap melanjutkan usaha taninya.

BACA JUGA  Hadir Temu Profesi IWICKP, Kapuslatan: Widyaiswara Harus Rapatkan Barisan
IKLAN

“Pernah beberapa teman bertanya kepada saya, pamil tidak mau cari kerja keluar? saya jawab, tidak saya disini saja, masih banyak yang bisa dikerjakan disini”. Ungkapnya,

Menekuni dunia pertanian ternyata tidak membuat pamil merasa malu dan rendah diri. “Mengapa harus malu, perkerjaan ini cukup menjanjikan” kelakarnya. Dalam sebulan pamil mampu menghasilkan rupiah yang cukup banyak dari usaha taninya. Cukup untuk kebutuhannya. “Setiap bulan saya nanam dan setiap bulan juga saya panen, sehingga selalu ada pemasukan, terutama untuk kacang panjang.” terangnya.

BACA JUGA  Agus: Preventif Maintenance Alsintan di Muara Telang

Pemilihan profesi untuk digeluti seseorang terkadang disebabkan oleh 2 rasa yaitu pride (bangga) dan shame (malu). Rata-rata akan memilih pekerjaan yang menjadikan bangga, namun akan meninggalkan pekerjaan yang menjadikannya malu. Bangga bila menekuni sesuatu juga akan menjadi langkah awal kesuksesan. “Mengapa harus malu jadi petani?, saya bangga jadi petani, petani itu oekerjaan mulia dan cukup menjanjikan” pamil menambahkan.

Dengan mengikuti pelatihan wirausaha muda di P4S Sawi Sejahtera yang dilaksanakan pada tanggal 24 a.d 26 Juli 2019, Pamil berharap dapat menambah wawasan dan motivasinya tentang dunia pertanian.

BACA JUGA  Pelatihan Program IPDMIP Diikuti 34 Penyuluh Asal Sumsel

“Mudah-mudahan saya bisa ikut diusulkan untuk mengikuti seleksi magang Jepang, karena nanti di Jepang pasti banyak pengalaman yang akan saya dapatkan sehingga setelah pulang nanti dapat mengembangkan usaha dan kelompok tani saya disini.” Tutupnya.

Diketahui bahwa pamil juga merupakan ketua kelompok tani dengan nama Kelompok Tani Inspirasi Petani Muda, di Kecamatan Merawang. Semoga sukses Petani Muda Indonesia. (docsuhadi/asf)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here