BERBAGI

Bumilampung.com – Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Provinsi Lampung mengapresiasi terkait kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terhadap penyelenggaraan standar pelayanan publik pasca bencana tsunami akhir tahun 2018 lalu.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi terkait kajian Systemic Review pasca bencana tsunami Selat Sunda di Lampung Selatan antara Tim Asisten Ombudsman RI dengan jajaran Pemkab Lampung Selatan yang berlangsung di ruang rapat bupati setempat, Rabu (15/05).

Kepala Keasistenan Pencegahan Bidang Mal Administrasi, Atika Mutiara Oktakevina mengatakan, dari penilaian yang dilakukan Ombudsman RI Perwakilan Lampung, terutama dalam hal penaganan kesehatan pasca terjadi bencana, pemkab lamsel telah melakukannya cukup baik, karenanya layak diberikan apresiasi yang tinggi.

BACA JUGA  Sejumlah Tim Luar Daerah Ikuti Open Turnamen Sepak Bola Nanang Ermanto Cup
IKLAN

“Setelah kami melihat langsung ke lapangan, jujur saja kami mengapresiasi langkah cepat yang telah diambil oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, dalam hal menangani para korban bencana Tsunami yang terjadi di Lamsel beberapa waktu lalu.” ujar Atika Mutiara Oktakevina.

Menurutnya, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009, Ombudsman memiliki wewenang untuk mengevaluasi kinerja pemerintah dalam hal penyelenggaraan pelayanan publik.

BACA JUGA  Bupati Lamsel Undang Nyoman Subamio, Warga Ketapang Yang Mengaku Menemukan Ramuan Penyembuh Virus Corona

“Kami tahu, untuk menangani hal-hal tersebut tidaklah mudah. Tetapi, yang kami lihat disini Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan benar-benar bertanggung jawab atas musibah tsunami yang menimpa masyarakatnya,” imbuh Atika.

Sementara itu, Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto dalam kesempatan itu memaparkan langkah-langkah penanganan bencana tsunami yang dilakukan pihaknya, mulai dari awal kejadian hingga proses pembangunan hunian sementara (huntara).

BACA JUGA  Tangani Covid 19, Pemkab Pesawaran Dapat Bantuan dari PT. Indomarco Prismatama

Nanang juga mengatakan bahwa para pengungsi yang ditimbulkan akibat bencana tersebut hingga saat ini masih menerima bantuan distribusi pangan dari pemerintah. Selain itu, dia juga menjelaskan pembangunan hunian tetap (huntap) yang masih dalam proses.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berusaha sebaik mungkin untuk melayani masyarakat, karena sudah menjadi tugas kami sebagai pelayan masyarakat,” pungkasnya.(Frd/Lim).

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here