BERBAGI

Bumilampung.Com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin menerima Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) 2020, di ruang konferensi video yang ada di rumah dinas bupati lokal, Jumat pagi (10/7/2020).

Serah terima sembilan mahasiswa IPB dari Koordinator Wilayah KKN-T Kabupaten Lampung Selatan, Netti Tinaprillia, yang didampingi Dosen Pembimbing Lapangan, Solahudin, dilakukan secara virtual.

Pada kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan menyambut baik KKN-T mahasiswa IPB tersebut. Ia berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya keberhasilan para petani di Kabupaten Lampung Selatan.

“Inilah peluang kalian untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat. Praktek langsung, inovasi apa yang bisa diberikan mahasiswa IPB untuk Kabupaten Lampung Selatan, ”ujar Nanang dalam arahannya.

Nanang juga berharap, sinergi dengan IPB akan terus berlanjut, terutama untuk penerapan pertanian. Karena kata dia, IPB menjadi yang terunggul untuk inovasi pertanian di Indonesia.

BACA JUGA  PTPN VII Siap Bersinergi Dukung Pembangunan di Lamsel

“Semoga apa yang menjadi program adik-adik mahasiswa dari IPB ini bisa berkelanjutan untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan,” imbuhnya.

Sementara itu, melalui sambungan konferensi video, Netti Tinaprillia disampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, khusus bupati bagi jajaran yang telah menerima KKN-T sembilan orang mahasiswa IPB tersebut.

“Kami titip, ini ada sembilan orang dari berbagai departemen dan fakultas. Mereka akan melakukan KKN di Lampung Selatan. Khususnya di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, selama 40 hari kedepan hingga 22 Agustus 2020, ”tutur Netti Tinaprillia.

Lebih lanjut dia mengatakan, KKN-T 2020 kali ini dilaksanakan berbeda dari tahun sebelumnya. Sehubungan dengan masa pandemi COVID-19, maka diharapkan setiap mahasiswa untuk KKN di daerahnya masing-masing.

“Meskipun dalam lingkungan serba terbatas, namun KKN ini harus dilaksanakan sebagai persyaratan kelulusan. Temanya pun sedikit berubah yaitu, Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya Wilayah dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Techno Socio Entreprenuership Untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, ”tuturnya.

BACA JUGA  Arogan, Pemkab Pesawaran Potong Paksa Gaji ASN 2,5 Persen

Sementara, Ketua Kelompok KKN-T Mahasiswa IPB Lampung Selatan, M. Aldrian Wijaya memaparkan, dalam KKN itu kelompoknya mengusung program empati selama melaksanakan pengadian di Dusun II Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung.

“Pertama ada sosialisasi dan edukasi tentang kehidupan masyarakat di era normal baru. Karena kan ini sudah menjadi kebiasaan baru yang dimasa normal baru. Pastinya masyarakat perlu. Untuk itu kita bisa membantu masyarakat agar bisa menyesuaikan diri lebih cepat, ”tuturnya.

Lalu program kedua ada penanggulangan penyakit dan tanaman. Menurutnya, di Desa Jatimulyo terdapat banyak tanaman holtikultura yang terkikis serangan hama seperti serangga dan hama lainnya.

“Dengan adanya keresahan ini dari petani, kami berusaha untuk menanggulanginya. Kebetulan dari kami ada yang dari proteksi tanaman, jadi ingin mengaplikasikan teori dan ilmu yang didapat di kampus, ”ucapnya.

BACA JUGA  Ketua Apdesi Lamsel Herry Putra Janji  Dukung Kebijakan Bupati Lamsel

Lebih lanjut dia menjelaskan, kelompoknya juga akan memberikan edukasi tentang pengolahan hewan ternak menjadi pupuk kompos yang lebih bermanfaat.

“Kami juga melihat ada (Jatimulyo) banyak warga yang memiliki hewan ternak, khususnya sapi. Namun pengolahan fesesnya belum optimal. Jadi kami mencoba mengoptimalisasi feses menjadi pupuk kompos, ”kata mahasiswa semester 6 ini.

Dan terakhir, kelompoknya mengusung program yang berasal dari mitra mereka yaitu Lembaga Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) yang konsen terhadap motivasi petani muda.

“Kita tahu regenerasi petani dalam satu tahun itu sangat kecil. Generasi muda mungkin berpikir dua kali untuk berkerja disektor pertanian. Dengan program yang kami bawa ini, harapanya bisa membawa perubahan dan menghasilkan pemuda-pemuda yang bekerja disektor pertanian lebih banyak lagi, ”katanya. (Kmf/Lim)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here