BERBAGI

Bumilampung.com – Dalam rangka mengenalkan Sumber daya Alam (SDA), yang mampu menopang perekonomian masyarakat didaerah setempat, Desa Gunung Gijul Kecamatan Abung Tengah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) gelar Festival Durian Lokal Tahun 2019, Kamis (24/1).

Bahkan, kegiatan tersebut dihadiri Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Lampura Sopiyan, Wakil Bupati Terpilih preode 2019-2024 Budi Utomo, Kepala Dinas Sosial Erwin, Kepala Dinas Perhubungan, Camat Abung Tengah, Kepala dan Kapolsek Abung Tengah.

Dalam sambutannya, Feri Ferdiyansyah Kepala desa Gunung Gijul menyampaikan daerah gunung gijul merupakan salah satu sentra penghasil durian lokal yang amat baik di Kabupaten Lampura.

BACA JUGA  KPU Resmi Tetapkan Dua Paslon Pilbup Terpilih
IKLAN

Sehingga ketika musim durian tiba perputaran ekonomi masyarakat amat banyak dengan jumlah cukup fantastis mencapai Miliyaran rupiah.

“Namun disisi lain ada satu hal menjadi hambatan yakni jalan yang perlu diperbaiki. Maka kami berharap kepada pemerintah Kabupaten Lampura dapat memperbaiki sehingga mempermudah akses orang luar untuk datang kesini dengan begitu perputaran ekonomi dapat lebih banyak lagi,” ujar dia.

Dikatakannya, selain penghasil buah durian, desa Gunung Gijul juga banyak menghasilkan sayuran dan perikanan.

Bahkan, untuk saat ini hampir tiap rumah sudah memiliki kolam ikan yang juga dijadikan penunjang perekonomian masyarakat desa setempat, “pungkasnya.

BACA JUGA  Survei PKS Lamsel Tony Eka Candra Tertinggi

Sementara dalam sambutan Bupati Lampura, diwakilkan Sopiyan selaku plh. Sekda menyatakan, pemerintah akan selalu mendukung setiap desa yang memiliki karakteristik masing-masing seperti halnya desa Gunung Gijul dengan penghasil buah durian yang melimpah.

“Maka dari itu pemerintah akan berusaha menjadikan desa Gunung Gijul menjadi agro wisata buah durian. Selain itu pemerintah juga akan memberikan seratus bibit pohon nangka dan mangga serta bagi Ibu-ibu akan diberikan bibit sayuran melalui dinas pertanian,” ujar Sopiyan seraya menambahkan,
terkait akses jalan ke desa gunung gijul yang rusak, dirinya menjanjikan sepulangnya akan langsung melakukan ricet apakah sudah dianggarkan atau belum oleh Dinas Pekerjaan Umum untuk wilayah desa tersebut.

BACA JUGA  Komunitas Motor Salai Tabuan, Galang Dana Di Jalan Untuk Korban Banjir

“Kalau memang sudah alhamdulillah akan segera diperbaiki. Kalaupun belum maka jalan ke desa Gunung Gijul akan diperioritaskan untuk diperbaiki Tahun 2020,” pungkas Sopiyan.

Sekedar diketahui, berbagai macam buah durian di desa Gunung Gijul disuguhkan dalam kegiatan Festival tersebut diantaranya; bakul, tembage, kepet, buaya, nanas, tomi, jelujur, blimbing, koplak, apel, dan susu, hingga masyarakat yang hadir dari berbagai daerah merasakan kepuasan menikmati buah durian gratis. (sab/asf)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here