BERBAGI

bumilampung.com – Cabai merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Pesawaran. Untuk pengembangan tanaman cabe tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan berikan bantuan bibit kepada kelompok tani dengan total luas lahan mencapai sekitar 70 hektar.

Kepala Bidang Tanaman Hortikultura, Sarwoko mengatakan, wilayah yang dijadikan untuk pengembangan cabai diantaranya Kecamatan Tegineneng dan Way Ratai.

“Tahun ini sekitar 70 hektar untuk pengembangan cabai. Dari luasan itu, 50 hektar untuk cabai besar dan 20 hektar cabai rawit,”ungkap Sarwoko mewakili Kepala Dinas Pertanian Pesawaran, Anca Martha Utama pada Selasa (13/8).

BACA JUGA  Hendriwansyah Apresiasi Pencanangan BBGRM dan HKG PKK
IKLAN

Dikatakan, bantuan bibir cabai tersebut akan direalisasikan sekitar September ini. Dimana masa tanam cabai sendiri mencapai 3 bulan. Dan untuk satu hektar tanaman cabai bisa menghasilkan cabai sekitar 8 hingga 10 ton.

“Sekitar awal September kita realisasikan bantuan bibit dan juga pupuk organik kepada para petani,”ucapnya.

Artinya lanjut mantan Kabid Peternakan ini jika rata-rata produksi cabai mencapai 8 ton perhektar maka diproyeksikan produksi cabai dalam 70 hektar mencapai 560 ton cabai.

BACA JUGA  Polres Pesawaran Didik Anak PAUD Taat Hukum

Dan itu diperkirakan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di Pesawaran tetapi juga kabupaten tetangga.

“Tidak hanya kita, tapi Bandar Lampung dan kabupaten kota lainnya hingga ke luar Lampung dapat disupply dari Pesawaran untuk ketersediaan cabai,”paparnya.

Lebih jauh Sarwoko menambahkan, mulai musim tanam hingga panen nanti bukan tidak ada halangan. Selain diprediksi musim hujan sudah mulai di akhir tahun, sehingga dapat menyebabkan cabai terserang hama penyakit tanaman.

BACA JUGA  Randis Pesawaran Mejeng di Lokasi Hiburan Malam

“Tentunya kalau ada hama kita segera kendalikan sehingga hamanya tidak meluas,”tandasnya. (man/asf)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here