Jembatan Gantung Ancam Nyawa Puluhan Pelajar

BERBAGI
RUSAK BERAT : Inilah jembatan gantung di Desa Cipadang, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, yang mengancam para pelajar.

PESAWARAN – Miris. Ya itulah perasaan yang dapat diungkapkan ketika melihat kondisi jembatan gantung di Desa Cipadang, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran.

Sebab, kondisi jembatan yang sudah termakan usia ini kondisinya rusak parah. Jembatan tersebut hanya menyisakan beberapa lantai dari papan yang sudah mulai lapuk serta sejumlah batang besi yang masih menempel di jembatan ini.

Bahkan ada sebuah lubang yang menganga cukup besar di tengah-tengah jembatan. Hal ini sangat beresiko saat di lintasi siswa dan warga. Jika tidak ekstra hati-hati saat menyebrang, mereka bisa terjatuh ke dalam sungai setinggi sekitar 6 meter.

IKLAN

Padahal jembatan ini sangat penting bagi mobilitas warga setempat, terutama para pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cipadang.

BACA JUGA  Pol PP Pesawaran Sosialisasikan Perda No. 9 Tahun 2017

Mengingat jembatan sepanjang 35 meter dengan tinggi 15 meter itu terbentang di atas Sungai Way Padang Ratu yang menghubungkan Dusun Ciarum dan dusun Cipadang, Desa, Cipadang, Kecamatan Gedongtataan.

Dari pantauan, sejumlah pelajar SDN Cipadang, meniti lantai jembatan yang tersisa sambil memegang tali seling jembatan, bahkan sambil bergelantungan. “Ya, kami memang melewati jalan ini om, soalnya biar cepat. Rasa takut ada, takut jatuh dan masuk ke dalam sungai,” kata Putra (10), salah seorang siswa SDN Cipadang, yang tiap hari melintasi jembatan gantung tersebut untuk pergi ke sekolahnya, belum lama ini.

BACA JUGA  Bupati Winarti Apresiasi Atas Dedikasi Pejuang Bidang Pendidikan dan Olahraga

Jika tidak melewati jembatan gantung tersebut, sambung Putra, para siswa harus memutar jalan yang cukup jauh melewati jembatan besi yang ada di areal perkebunan karet PTPN VII untuk sampai ke sekolah mereka.

“Lihat saja kondisi jembatan gantung ini hampir seluruh bagian jembatan rapuh dan bolong di sana-sini,” ungkapnya.

Senada, Alfian (40), warga Dusun Ciarum mengatakan jembatan gantung ini sudah satu tahun lebih mengalami kerusakan sejak dibangun tahun 2015, sudah berapa kali dilakukan diperbaikin secara swadaya oleh masyarakat.

Namun sejak dihantam banjir bandang beberapa waktu lalu hingga sekarang belum dilakukan perbaikan. Hal ini  sangat disayangkan hingga saat ini jembatan gantung tersebut belum tersentuh perbaikan oleh pemerintah setempat meski lokasi jembatan ini tidak terlalu jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Pesawaran.

BACA JUGA  Bupati Pesawaran Serahkan Rancangan KUA-PPAS

“Jembatan gantung ini merupakan akses penghubung masyarakat antar dusun yang ada di Desa Cipadang, untuk itu warga berharap kepada pemerintah agar segera memperbaiki jembatan gantung tersebut sehingga tidak membahayakan warga dan anak sekolah yang hendak menyebrang.” Harapnya.

Sayangnya saat dikonfirmasi dinas terkait, tidak ada yang mengangkat telpon saat koran ini mencoba mengkonfirmasi via telpon, begitu juga lewat sms. (jko/rnn/asf)

 

 

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here