Ingat Pak, Kami Bukan Hewan !

Rastra Tak Layak Konsumsi

BERBAGI

LAMPUNG SELATAN – Badan Urusan Logistik (Bulog) Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel) memberikan teguran lisan kepada kepala gudang bulog di Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi.

Teguran diberikan karena beras pra sejahtera (Rastra) yang dikirimkan ke Desa Palas Jaya dan Mekar Mulya, Kecamatan Palas berasal dari gudang bulog di Desa Bakti Rasa, Kecamatan Sragi.

Hal ini diungkapkan Kepala Bulog Kalianda Riki Pebriady, Senin (12/2), ketika ditanya mengenai sanksi terhadap petugas Bulog di Desa Bakti Rasa, Kecamatan Sragi.

IKLAN

Menurut dia, mengenai persoalan rastra rusak tersebut, pihaknya langsung terkena teguran dari Kepala Bulog Provinsi Lampung. “Alhamdulillah, semua beras yang rusak baik di Desa Palas Jaya dan Desa Mekar Mulya, Kecamatan Palas sudah diganti sesuai dengan jenis premium standar,” tegasnya Riki, didampingi Petugas Bulog Kalianda Ismet, kemarin.

BACA JUGA  Sutono akan Benahi Ekonomi Kreatif

Terkait persoalan itu, kedepan pihaknya akan lakukan penyortiran secara ketat, agar tidak lagi terjadi rastra rusak.

Lebih lanjut Riki menjelaskan, realisasi pendistribusian rastra di wilayah Kabupaten Lamsel per 10 Februari 2018 telah mencapai 87,43 persen atau kuantum 698.500 Kg dari pagu 798.940 Kg untuk Januari 2018.

“Kami berharap kepada Satuan Tugas (Satgas) desa dapat mengecek rastra yang baru tiba dari kendaraan pendistribusian Bulog Kalianda. Artinya, jangan Satgas desa main terima saja dengan cara membubuhkan tandatangan pada  berita acara pendistribusian. Selain itu, pada saat rastra akan di kirim Satgas desa ada ditempat. Sebab, 1 kendaraan bermuatan rastra tidak hanya mengirim 1 desa saja,”jelasnya.

BACA JUGA  2019 Lampura Dipastikan Tak Dapat Program RTLH

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra  Setkab Lamsel Supriyanto, mengatakan rastra yang rusak harus segera dikembalikan kepada Bolog Kalianda dan Bulog setempat wajib menggantinya sesuai dengan rastra layak konsumsi.

“Kami minta kejadian rastra rusak  untuk tidak terulang lagi pada periode berikut. Selain itu, kami pun berharap kepada Bulog Kalianda dapat membenahi dengan ada persoalan seperti ini,” katanya.

Sebelumnya, ada inforsi penyaluran bantuan beras sejahtera (rastra) di Dua Desa, yakni Palasjaya dan Mekarmulya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, ditunda. Pasalnya, beras yang dikirim dari Bulog Sub Drive Kalianda memiliki kualitas buruk sehingga tidak layak konsumsi.

BACA JUGA  Dansatgas TMMD Kunjungi PWI Tuba Bahas Program TMMD dan Kemajuan Media Online

Kepala Desa Palasjaya, Sutaji mengatakan desa yang dipimpinnya mendapatkan alokasi beras rastra sebanyak 1,73 ton. Dimana, beras rastra itu rencananya akan dibagikan kepada masyarakat 173 KK yang tidak mampu secara gratis.

“Pada saat disalurkan oleh Bulog Sub Drive Kalianda, kami telah mengundang Babhinkamtibmas dan Babisa untuk melakukan simbolis penyerahan. Namun, setelah dicek satu persatu beras rastra memiliki kualitas tidak layak konsumsi,” kata dia Sabtu (10/2). (lim/asf)

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here