BERBAGI

Bumilampung.com – Luas Tambah Tanam (LTT) menjadi program andalan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian sebagai program upaya khusus.

Mendorong peningkatan LTT menjadi PR (pekerjaan rumah) yang berlangsung di semua kabupaten di seluruh Indonesia, tidak terkecuali Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung. Merasa bertanggung jawab dengan hal ini, Komandan Distrik Militer 0427/WK, Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung Kementerian Pertanian dan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kab. Way Kanan mengajak petani, penyuluh, dan POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan) untuk bersama-bersama melaksanakan Upaya Khusus Percepatan LTT Musim Tanam (MT) periode Oktober Maret (Ok-Mar) ini melalui Gerakan Tanam Padi Sawah Musim Tanam (MT).

BACA JUGA  “Obat Dahaga” Dari P4S Tunas Baru Untuk Petani Sawit 

Kegiatan gerakan tanam di Kecamatan Banjit, Kab. Way Kanan (17/01), dimaksudkan menularkan semangat bagi petani untuk menyambut musim tanam dengan melaksanakan tanam padi seluas-seluasnya tanpa melupakan kualitas penanaman.

IKLAN

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Distrik Militer 0427 Letkol. Czi. Komara, ST, M.Si, mengajak semua yang hadir untuk mewujudkan swasembada pangan dengan meningkatkan LTT dan meningkatkan produktifitas padi. Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinas TPHP Kab. Way Kanan; Ir. Maulana, MM, AP.) dan perwakilan BPP Lampung (Adi Destriadi S. SP., MP.; Widyaiswara), yaitu memberikan motivasi bagi seluruh petani untuk selalu berfokus dalam mempercepat luas tambah tanam.

BACA JUGA  Penen Jagung Melimpah, Harga Bagus, Petani Untung

Keduanya juga berjanji untuk memfasilitasi kebutuhan dan kekurangan yang menjadi kendala petani dalam melaksanakan percepatan LTT khususnya untuk Padi Sawah.

Kabupaten Way Kanan juga membuktikan keseriusan dalam LTT dengan menjadi salah satu Kabupaten yang mempunyai surplus hasil beras. Hal ini merupakan kebanggaan karena kabupaten ini menjadi solusi permasalahan kurangnya stok beras di daerah lain. Namun, dalam pelaksanaannya seperti yag disampaikan oleh Ketua KTNA Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan, bahwa masih ditemukan kendala yaitu penggudangan.

BACA JUGA  KSTM Lampung Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Disampaikan bahwa petani di kawasan tersebut berharap dapat difasilitasi gudang penyimpanan beras. Respon positif pun diberikan khususnya oleh Dinas TPHP Kab. Way Kanan agar harapan tersebut selanjutnya dapat dipertimbangkan.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan petani terjalin dengan baik sehingga cita-cita swasembada pangan di tahun 2045 melalui program percepatan luas tambah tanam demi terwujud. (BPP Lampung, 2019). (rls/asf)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here