BERBAGI

Lamsel – Gabungan Pengusaha Makan Ternak (GPMT) dan PPNI Lampung Selatan menyerahkan bantuan 95 kilogram telur kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Bantuan yang diberikan untuk penanganan stunting di Kabupaten Lampung Selatan itu diterima Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lampung Selatan drh. Arsyad, di Sekretariat Swasembada Gizi Lampung Selatan, Senin (15/11/2021).

“Atas nama pemerintah daerah, kami ucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan GPMT dan PPNI. Selanjutnya bantuan ini akan kami serahkan ke Dinas Kesehatan untuk didistribusikan kepada masyarakat,” kata Arsyad disela menerima bantuan itu.

BACA JUGA  Kiat Mengatasi Bahaya Duduk Terlalu Lama
IKLAN

Arsyad menambahkan, sebagai upaya penurunan stunting dan kemiskinan di Kabupaten Lampung Selatan, Disnakeswan terus melakukan sosialisasi program “Gema Sedulur”.

Program itu kata Arsyad, merupakan gerakkan makan sehari dua butir telur. Harapannya, masyarakat yang kurang mampu bisa mendapatkan asupan protein dari gerakkan itu.

“Semoga gerakkan (Gema sedulur) ini menjadi habit (kebiasaan) rakyat Lampung Selatan agar cerdas dan sehat. Semoga Lampung Selatan bisa bebas dari stunting,” tandasnya.

BACA JUGA  Manfaat Lidah Buaya Bagi Kesehatan Kulit

Seperti diketahui, Kabupaten Lampung Selatan pernah tertinggi kasus stunting pada tahun 2013. Dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdes) Kementerian Kesehatan, angka stunting mencapai 43,01% kala itu. Sehingga menjadi kabupaten prioritas penanganan stunting.

Paada tahun 2019 angka stunting di Kabupaten Lampung Selatan mencapai 29 persen. Namun, berkat kerja sama dan gotong royong semua pihak, saat ini di 2021 angka stunting di Kabupaten Lampung Selatan turun menjadi 2,6 persen. (AZ/red1)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here