BERBAGI
Metro – Masih banyaknya kendala pembangunan dan juga mundurnya jadwal pelaksanaanya, DPRD Kota Metro akan merekomendasikan permasalahan tersebut atas LKPJ Wali Kota setempat. Ikon Kota Metro yang seharusnya sudah ada hingga saat ini belum terealisasi.
Ketua DPRD Metro Anna Mourinda

“Rekomendasi yang akan kita sampaikan salah satunya terkait kualitas jalan yang dirasa kurang baik. Hal itu berdasarkan keluhan masyarakat di beberapa wilayah. Karena jalan yang baru dibangun atau diperbaiki mulai rusak. Kita juga usulkan pelebaran jalan dan drainase,”  ujar Ketua DPRD, Anna Morinda, diruang kerjanya, Selasa (24/4/2018).

BACA JUGA  Bupati Winarti Berterimakasih Kepada Jokowi, Ini Alasannya...
Kemudian masalah lain terkait pembangunan  Metro Convetion Central (MCC) atau GSG Bumi Sai Wawai. DPRD sudah mensupport agar Kota Metro memiliki ikon. Dan seharusnya sudah dimulai dari 2017 hingga 2018. Namun hingga saat ini belum terlaksana.
“Kita follow up soal ini karena banyak jadwal yang mundur. Kami memahami kendala pada proses pembangunan MCC hingga menyebabkan banyaknya waktu yang terbuang. Seperti pada proses land clearing. Makanya kita ingatkan terus,” imbuhnya.
Menurutnya, hal-hal tersebut dapat menjadi pelajaran eksekutif ke depan. Sehingga tidak terulang kembali. “Lengkapnya nanti oleh Pansus ya. Kita bukan bilang bahwa perencanaan tidak matang ya, tapi ini yang terus kita ingatkan,” terangnya.
Sementara Ketua Pansus LKPJ Wali Kota Zaenuri mengaku, pansus juga mendorong penyelesaian persoalan pasar di Kota Metro. Selama ini kerap menjadi sorotan,  bahkan tidak terselesaikan atau terlalu lama untuk mencari solusi.
“Dan terkait persoalan PAD. Baik pajak maupun retribusi. Banyak potensi yang masih bisa digali. Mulai dari PBB hingga penambahan kantong-kantong parkir. Dan juga rumah makan,”  ungkapnya.
Pansus DPRD Kota Metro terkait LKPJ Wali Kota batal pleno. Sedianya, pleno dijadwalkan, Selasa (24/4/2018). Akibatnya, paripurna pembacaan rekomendasi diundur.
Ketua Pansus LKPJ LKPJ Wali Kota Zaenuri mengatakan, pihaknya telah menyampaikan hasil pansus kepada anggota DPRD. Namun, ada beberapa catatan dari fraksi-fraksi terkait rekomendasi. Sehingga pleno pun akhirnya ditunda.
“Jadi bukan tidak disetujui ya. Enggak ada masalah, cuma tadi banyak usulan fraksi yang belum masuk, itu kenapa belum pleno. Jadi masih kita bahas lagi. Ya kemungkinan dua hari ke depan lah sudah selesai,” tuntasnya. (ADV)
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here