BERBAGI

Bumilampung.co.id – Puluhan masyarakat lingkungan Menggala, Kelurahan Meggala Kota, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang (Tuba), Senin ( 5/11/2018 ) melakukan penyegelan terhadap salah satu Tower Bersama Grup (TBG).

Tower yang berdiri di wilayah Rt 3 Rw 3 Jalan Cokro Aminoto lingkungan Menggala, Kelurahan Menggala Kota, Kecamatan Menggala disegel dikarenakan. semenjak tahun 2017 samapi 2018 ini, masyarakat merasa kecewa terhadap perusahaan tower bersama grup, banyak alat elektronik masyarakat yang tersamber petir, seperti Tv, kulkas, resiper parabola, serta alat alat elektronik yang lain nya.

Hal ini disampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat, Sulaiman, kepada awak media Bumilampung, mengatakan bahwa semenjak tower ini berdiri masyarakat merasa resah karena jadi pemicu adanya kerusakan alat elektronik yang disambar petir.

BACA JUGA  Pembuatan Surat Izin Koperasi di Tuba Tuntas 30 Menit
IKLAN

“Setiap ada penghujanan kami merasa takut, apalagi di sertai oleh adanya petir, mengingat semenjak tahun 2017 hingga 2018 sudah banyak sekali barang elektronik masyarakat yang rusak tersambar petir,” katanya.

Diakuinya bahwa mereka pernah melaporkan hal ini kepada pengurus tower, namun tidak ada tanggapan.

“Makanya pada hari ini kami masyarakat, secara spontanitas akan melakukan penyegelan terhadap tower tersebut, dikarenakan menurut hemat kami, pemilik perusahaan tower bersama grup tidak perduli terhadap lingkungan kami, yang kami khawatirkan juga, apabila terjadi korban jiwa, lalu siapa yang akan bertanggung jawab” tuturnya.

BACA JUGA  Aris Hanan Ajak Kader Kembalikan Kejayaan  Golkar di TuBa

Lurah Menggala Kota Heri, SE, langsung mendatangi ke lokasi, setelah mendengar akan adanya penyegelan terhadap salah satu perusahaan tower. Dia lalu mencegah masyarakatnya, supaya tidak melakukan hal yang sangat merugikan itu. Setelah lurah memberi penjelasan, maka massa menghentikan untuk melakukan pengelan.

Ditempat yang sama, anggota DPRD Kabupaten Tulangbawang, dari praksi partai Golkar Nilwansyah Habib, SE, yang kebetulan pada saat itu lewat di jalan Cokro Aminoto, ingin menuju ke kantor dimana ia bekerja, tiba tiba melihat puluhan masyarakat sedang berkumpul di depan lokasi tower, dan ia langsung menghampiri, namun ternyata masyarakat hendak melakukan penyegelan terhadap tower.

Dengan melihat kejadian tersebut Nilwansyah Habib, SE, langsung mengambil sikap, dan berkomonikasi baik dengan masyarakat, serta lurah menggala kota.

BACA JUGA  Hevita Sari HTB Lamar Bacaleg

“Kita ingin mencari solusi yang terbaik, sehingga apa yang menjadi tuntutan masyarakat, terhadap perusahaan Tower Bersatu Group, dapat kita jembati,” harapanya.

Pada saat itu juga Nilwansyah Habib, langsung menelpon salah satu pengurus Tower Bersatu Group, Asep, dan menceritakan kornologis kejadian yang selama ini yang dialami oleh masyarakat Cokro Aminoto.

Dan Asep langsung merespon baik, sehingga pada hari Kamis nanti akan ada pertemuan antara pemilik tower dengan masyarakat, serta perusahaan tower siap bertanggung jawab, serta mengganti semua kerugian yang dialami oleh masyarakat. (dan/asf)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here