BERBAGI

bumilamoung.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) berikan pelatihan kepada para UMKM yang tersebar di beberapa kecamatan se-Kabupaten Pesawaran.

Hal itu dilakukan sebagai upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan produk yang akan dipasarkan.

Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pesawaran, Rohana Sri Hartati, pelatihan yang diberikan pihaknya kepada para pelaku UKM tersebut meliputi tentang tata cara penggunaan alat produksi, kemasan produk hingga laporan keuangan yang dibutuhkan perbankan untuk ketika akan mengajukan pinjaman.

IKLAN

Menurutnya, pengemasan produk dalam upaya peningkatkan kualitas sangat dibutuhkan untuk menentukan nilai jual. Sebab, kemasan yang menarik dapat mudah dikenali dan di ingat oleh konsumen.

“Kemasan itu menggambarkan brand dari produk yang dijual. Untuk itu, kemasan harus didesain menarik, baik dari filosofi logo, brand, dan warna kemasan,” ujarnya, Selasa (30/7).

BACA JUGA  Ketua SMSI Lamsel Kecam Akun Penghina Wartawan Di Medsos

Menurut Rohana, selain untuk menarik minat konsumen, kemasan juga berfungsi untuk mencantumkan komposisi dari produk makanan yang dijual. Dengan begitu, dapat memberikan rasa aman kepada para konsumen yang membeli produk tersebut.

“Mudah-mudahan lewat pelatihan ini, para pelaku UMKM dapat secara mandiri mendesain produknya, sehingga bisa meningkatkan daya saing dan perkembangan usaha ke depan,” katanya.

Melalui pelatihan tersebut, pihaknya juga berharap agar pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya lebih besar, dan mereka tidak lagi bingung untuk memberikan laporan keuangannya kepada perbankan untuk ketika akan mengajukan pinjaman.

“Meskipun usaha yang dikelola masih skala kecil dan menengah, namun pelaku usaha kecil hendaknya menerapkan manajemen keuangan yang baik sejak awal. Dengan memiliki manajemen keuangan yang baik maka akan mudah untuk mengontrol keuangannya,” tambahnya.

BACA JUGA  Bersihkan Jiwa, Pemkab Tuba Gelar Pengajian

Selain itu, sebagai upaya untuk mendukung peningkatan kualitas produk kerajinan maupun olahan makanan khas Kabupaten Pesawaran. Pemerintah setempat melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) juga telah memberikan bantuan peralatan produksi kepada tujuh kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Bumi Andan Jejama.

Bantuan peralatan tersebut diberikan kepada UMKM yang dianggap memiliki potensi dan secara rutin telah melaksanakan bidang usaha tersebut serta memiliki pangsa pasar. “Dengan diberikannya bantuan tersebut diharapkan dapat memacu para UMKM di Kabupaten Pesawaran untuk terus berproduksi mereka serta meningkatnya ekonomi rumah tangga,” ucapnya.

BACA JUGA  Program Pembangunan Harus Berdasarkan Usulan dari Bawah

Dikatakanya, pada tahun ini memberikan bantuan kepada tujuh kelompok UMKM tersebur terdiri dari enam kelompok olahan makan dan satu kelompok kerajinan diantaranya KUKT Peyek Anggi dengan jenis usaha Rempeyek kacang di Kecamatan Tegineneng. Kemudian KUB Sangrai Kopi dengan jenis usaha Kopi bubuk mentega di Kecamatan Waylima.

Selain itu, bantuan peralatan produksi tersebut juga diberikan kepada KUB FJ dengan jenis usaha Kue akar kelapa di Kecamatan Gedong Tataan. KUB Mandiri dengan jenis usaha Kue stik keju di Kecamatan Margapunduh. KUB Sumber Rezeki dengan jenis usaha Eyek-eyek di Kecamatan Way Ratai dan KUKT Siomay di Kecamatan Waykhilau serta KUKT Cahaya Suci dengan jenis usaha Bordir di Kecamatan Tegineneng. (Adv)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here