BERBAGI
Plt Bupati Lamsel memberikan cinderamata kepada ketua Komisi X DPR RI Dr. Ir. Djoko Udjianto MM, ( Ferdi/ Bumilampung.com)

Lampung Selatan – Komisi X DPRI RI melakukan kunjungan kerja ( Kunker) Di Kabupaten Lamsel. Kunjungan Anggota DPR RI yang membidangi Pariwisata itu, di sambut langsung Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto, di Aula Krakatau komplek kantor Pemkab Lamsel, Kamis (17/1).

Di hadapan anggota DPR RI tersebut, Nanang menceritakan pristiwa Tsunami yang terjadi di Wilayah pesisr pantai wilayah Kabupaten Lamsel.

“Akibat Tsunami yang melanda Wilayah Lamsel beberapa waktu lalu, sejumlah objek wisata yang kami mimiliki, semuanya kini telah hancur, akibat terjangan ombak Tusnami ” ujar Nanang.

BACA JUGA  Pjs Bupati Adi Erlansyah Ingatkan Netralitas ASN di Pilkada Lamteng
IKLAN

Nanang mengatakan, ada lima kecamatan di kabupaten Lamsel yang objek wisatanya hancir akibat terjangan tsunami. Diantaranya Objek wisata di kecamatan Sidomulyo, Kecamatan Rajabasa, Kecamatan Katibung, Rajabasa, dan  Bakauheni.

” Saya senang sekali Anggota DPR RI, datang ke Kabupaten Lamsel, waktunya sangat tepat, semoga dengan kehadirannya, dapat membantu memulihkan kembali destinasi wisata yang ada di Kabupaten Lamsel” harap Nanang.

Kerugian pada sektor wisata akibat Tsunami lanjut Nanang, mencapai lebih dari Rp 6,9 milyar yang meliputi kerusakan
Cottage/Homestay maupun fasilitas lainnya. Kalau di total seluruhnya, total kerugian pemkab Lamsel mendata hampir Rp.8,5 Milyar.

BACA JUGA  Pelaksanaan APBD Lamsel Tahun 2019 jadi Perda, Di Setujui DPRD

Sementara prediksi kerugian akibat Reservasi pada libur Natal dan Tahun baru, pemkab mencatat mencapai Rp.914.173.200,.

“Dampak tsunami yang terjadi ini, tentu membuat sejumlah objek wisata di Lamsel menurun secara pendapatan. Maka dari itu kita mengharapkan adanya tata ruang untuk merenovasi wisata, khusunya pantai-pantai yang ada di Lamsel,” ujar Nanang.

Sementara itu, ketua Komisi X DPR RI Dr. Ir. Djoko Udjianto MM, mengatakan, pihaknya menaruh perhatian khusus terhadap kabupaten Lamsel. Sebab, menurutnya pariwisata dilamsel benar-benar bisa dikembangkan menjadi wisata pinggir pantai.

BACA JUGA  Curi Barang Milik PT. CDE, 2 Nelayan Ditangkap Polisi

Menanggapi kecemasan masyarakat lamsel terkait adanya bencana alam yang bisa kapan saja terjadi, pihaknya juga akan mengupayakan pengadaan Sisitem peringatan dini (Early Warning System).

” perlu ada strategi untuk memulihkan destinasi wisata yang terdampak tsunami ini,
kita akan sampaikan kepada kementrian pariwisata, dan juga kementrian PUPR masalah ini, yang jelas kita harus saling bersinergi dan bersama sama untuk pemilihannya, sementara kita akan data semua objek wisata yang mengalami kerusakan” tutup dia ( Frd/Lim)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here