BERBAGI
Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim saat menyambangi petani Bawaang saat panen raya.

LAMPUNG TIMUR – Petani  Swadaya Bawang Merah Desa Banjarrejo Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) berhasil melakukan penanaman komoditas bawang merah dengan produktivitas yang luar biasa mencapai 21,1 ton untuk 1 hektarenya.

Dijelaskan Chusnunia Chalim memberikan apresiasi yang tinggi kepada para petani di Desa Banjarrejo karena telah berhasil mengembangkan tanaman bawang merah. Hal tersebut  dinilai sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

IKLAN

“Kaget saya, brambang bisa di tanam di Lampung Timur, luar biasa, alhamdulillah, kita mensyukuri di kabupaten Lampung Timur bisa ditanamin bukan hanya jagung, singkong dan juga padi. Tetapi bawang merah bisa,” paparnya.

Lebih lanjut, Bupati Lampung Timur itu pun mengharapkan agar budidaya  penanaman bawang merah terus dikembangkan di masa mendatang.

“Nanti kita akan langsung tindak lanjuti karena ini betul-betul kebutuhan pokok, saya sebagai Bupati berharap Lampung Timur ini bisa ditanami semua jenis kebutuhan pokok, jadi kebutuhan pokok bisa kita penuhi sendiri biar tidak impor-impor,” tandasnya.

BACA JUGA  Mencari Algojo Pencabut Nyawa Supir Tokoh Wahid

“Akan kita adakan program subsidi bibitnya, walaupun tidak 100 persen semuanya, tetapi akan kita adakan program baru subsidi bibit untuk bawang merah,” tutup pemilik panggilan akrab Mbak Nunik tersebut.

Petani Bawang Katino menjelaskan, ilmu tanam bawang merah ini didapet dari istri, dikarenakan istri berasal dari Jawa Tengah  berebes. Awal mula menanam dulu cuma di halaman belakang rumah saja hasil juga lumayan bagus. Setelah berhasil selama 3 kali dan untuk 4 kalinya mencoba menanam di persawahan ternyata hasilnya memuaskan dan lebih baik daripada di halaman rumah.

“Bibit memang saya bawa dari Jawa Tengah berebes, tadinya sekedar mencoba baik atau tidak tanah di Lampung. Ternyata tanah di Desa Banjarejo ini baik untuk melakukan penanaman bawang merah dan hasilnya juga tidak kalah dengan di Jawa Tengah berebes,”paparnya.

BACA JUGA  Festival Ogoh Ogoh Diharapkan Dorong Kunjungan Wisatawan

Sampai saat ini ada sekitara 10 orang petani padi yang ada di Desa Banjarejo mulai melakukan penanaman bawang merah, dari 10 petani ada juga petani yang sudah memanen hasilnya.

“Untuk tanaman Bawang merah yang ada di Desa Banjarejo sudah mencapai 1 hektare, dan untuk saya sendiri sudah melakukan panen selama 3 kali, dan untuk panen yang lalu juga Bupati Lamtim Chusnunia Chalim ikut melakukan panen di persawahan saya. Alhamdulilah dia bangga di Lampung Timur bisa di tanami Bawang merah,” paparnya.

Untuk menanam bawang cukup mudah, tentunya mengunakan bibit yang berkualitas. Dan masa tanam yang hanya 2 Bulan membuat petani yang ada di Banjarejo bisa bergantian melakukan tanam bawang merah, dikarenakan untuk sekarang ini hama padi sudah menjadi-jadi. Kalau untuk bawang merah hanya ulat itu saja mudah di atasi oleh petani.

BACA JUGA  KPU Lampura Lakukan Penyortiran Logistik

“Dengan waktu  2 bulan bawang bisa di   panen, bawang juga bisa lebih cepat dan untuk hama tidak sulit diatasi,” kata dia.

Lebih lanjut, untuk pemasaran bawang, petani sudah mudah dikaranakan sudah ada yang membeli langsung semua panenan petani di Desa Banjarejo.

“Bukan hanya perekonomian petani saja, baik warga sekitar juga bisa bekerja di penanaman bawang ini. Dikarenakan melakukan penanaman bawang membutuhkan pekerja yang lumayan banyak juga,” jelasnya. (adv)

 

 

 

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here