BERBAGI

Pesawaran – Masyarakat adat Lampung Kecamatan Gedongtataan beri gelar isteri dan kedua anak Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona.

Dalam proses adat yang dilaksanakan di Dusun Kesugihan, Desa Karanganyar tersebut, Ny. Nanda Indira Dendi diberi gelar Suntan Putri Nata Makhga.

Dalam kegiatan yang dilaksankan dikediaman Rojali gelar Suntan Hukum ini kedua puteri orang nomor satu di Kabupaten Pesawaran tersebut juga masing-masing puteri Bupati juga diberi gelar Suntan Andika Putri untuk Anindiya Umaira Dendi dan gelar Pangeran Andika Putri bagi Azima Anisa Dendi.

BACA JUGA  Polres Pesawaran Didik Anak PAUD Taat Hukum
IKLAN

“Dengan adanya kegiatan ini tentu diharapkan dapat memilihara dan menjaga kelestarian adat dan budaya Lampung serta menjaga kerukunan untuk saling silaturahmi antara penyimbang adat di Kabupaten Pesawaran,” kata Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona dengan gelar Suntan Bandakh Marga ini, Rabu (10/5).

Disamping itu, menurutnya pemerintah daerah juga saat ini telah menginvetarisir keragaman adat dab budaya yang ada di Bumi Andan Jejama serta bekerja sama dengan seluruh OPD dan penyimbang adat Lampung untuk membuat intisari dari budaya bahasa Lampung itu sendiri.

BACA JUGA  DPRD Bantul Belajar ke Lamteng

“Jadi nanti kita terapkan budaya mulai dari pemerintahan, dimana setiap hari Kamis wajib menggunakan pakaian adat Lampung dan untuk hari Minggu juga harus bahasa Lampung serta penggunaan aksara lampung untuk aktifitas sehari-hari. Dan ini yang masih digodok Perbupnya,” ujar Dendi.

Bahkan dalam Perbup tersebut, nantinya masyarakat jika ingin bertama harus menggunakan bahasa Lampung dan itu berlaku tidak hanya bagi ASN dan masyarakat yang bersuku Lampung saja.

BACA JUGA  THR THLS di Disdik Pesawaran Bermasalah

“Jadi kalau setiap bertamu harua berbahasa Lampung, kalau tidak bisa nanti kita juga buatkan kamusnya sehingga bisa belajar bahasa Lampung. Mau kita suku apa pun ada waktunya kita harus mengunakan bahasa Lampung dalam hari kerja. Dan disekolah pun nanti kita akan terapkan juga untuk berbahasa Lampung,” tandasnya. (red)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here