Ekonomi & Bisnis

Launching Qris dan Kartu Debit Bank Lampung Permudah Nasabah Melakukan Pembayaran Digital

4
×

Launching Qris dan Kartu Debit Bank Lampung Permudah Nasabah Melakukan Pembayaran Digital

Sebarkan artikel ini

Bandarlampung – Bank Lampung telah melaunching Qris dan kartu debit Bank Lampung untuk nasabah, sekaligus memberikan undian Simpeda lokal tahun 2022 di Ballroom Hotel Novotel, Kamis (22/9) malam.

Direktur Utama (Dirut) Bank Lampung, Presley Hutabarat mengatakan, kalau sekarang pembayaran bisa melalui Lampung Online yang merupakan aplikasi dari Bank Lampung.

Pembayaran tersebut dilakukan bisa menggunakan Qris dimana para nasabah hanya tinggal scan barcode yang tersedia untuk melakukan transaksi pembayaran.

“Jadi hanya bawa hpnya saja sudah bisa bayar gaperlu make apa-apa lagi,” katanya.

BACA JUGA  Rumah Sakit PTPN I Akan Dikelola IHC, Layanan dan Infrastruktur Ditingkatkan

Ia juga memaparkan, kalau selama ini kita untuk berpergian sudah menggunakan gawai, jadi jika ingin melakukan pembayaran tidak perlu membawa apa-apa lagi.

“Digitalisasi menggunakan Qris, jadi lebih mudah, selama ini kan kita terkadang tidak membawa apa-apa, tinggal bawa hp,” paparnya.

Hal itu dilakukan karena, menurut Presley, nasabah dari Bank Lampung sendiri harus memindahkan uangnya terlebih dahulu ke Bank lain untuk melakukan transaksi pembayaran.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi memberikan apresiasi terhadap Bank Lampung karena sudah lebih profesional dan bergerak untuk melayani masyarakat umum.

BACA JUGA  Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Ketahanan Pangan, PTPN I Bangun Ekosistem Terintegrasi di Bone

“Bank Lampung hari ini kaneresmikan Qris dan kartu debit, itu tanda bahwa Bank Lampung lebih profesional dan pelayanannya ke masyarakat umum,” imbuhnya.

Arinal menyampaikan, bahwa Bank Lampung sebelumnya merupakan Bank daerah yang melayani kepentingan daerah.

Ia juga mengharapkan, untuk sekarang Bank sudah tidak lagi mementingkan kepentingan daerah saja tetapi juga untuk umum.

“Katena apapun fokusnya program itu pasti akan menuju ke hal-hal yang bersifat profesional,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.