BERBAGI

bumilampung.com – Sebanyak 400 rumah di Kabupaten Tulangbawang (Tuba) akan mendapatkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah tahun ini.

Bupati Tuba Winarti mengatakan, tahun ini Tuba mendapatkan bantuan bedah rumah melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) sebanyak 400 unit.

Dari jumlah itu, 100 unit rumah akan dibantu lewat APBD Tahun 2019, sementara 300 unit lainnya bersumber dari APBN. Bupati menerangkan, warga yang masuk di dalam kategori tidak mampu yang berhak mendapatkannya.

IKLAN

“Kita patut bersyukur, karena Pemerintah Pusat selalu memberikan perhatian ke Kabupaten Tulangbawang. Karena di Provinsi Lampung kita menjadi salah satu dari tujuh Kabupaten yang mendapatkan program ini. Tahun lalu kita dapat 500 unit, tahun ini 300 unit,” kata Winarti saat launching program bedah rumah tahun 2019 di Kampung Ujung Gunung Ilir, Kecamatan Menggala, Tulangbawang, Rabu (10/4).

BACA JUGA  Nanang Ermanto : Jadikan Idul Fitri 1440 H, Sebagai Tonggak Untuk Membuka Lembaran Baru

Dalam kesempatan itu, Bupati juga meminta kepada semua pihak untuk ikut mengawasi pelaksanaan program bedah rumah yang digulirkan Pemerintah.

Winarti menegaskan, bantuan bedah rumah harus benar-benar menyasar warga yang rumahnya tidak layak huni. Menurutnya, program bedah rumah merupakan program pro rakyat yang digulirkan untuk rakyat tidak mampu.

“Ini bukti keseriusan Pemerintah Pusat untuk pengentasan kemiskinan. Program ini bersinergi dengan 25 program pro rakyat yang digulirkan Pemkab Tulangbawang,” terangnya.

BACA JUGA  Mappilu Tuba Pertanyakan Kinerja Bawaslu

Selain itu, bupati juga meminta masyarakat penerima bantuan untuk bergotong royong melaksanakan program bedah rumah. Winarti meminta penerima bantuan program BSPS untuk membeli material di daerah sendiri. “Beli material di kampung sendiri, jangan beli ke luar daerah,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Tulangbawang Meilan Azis mengatakan, program BSPS Tulangbawang disetujui dari usulan sekitar dua ribu lebih.

Program tersebut, kata Meilan, merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH), utamanya di Tulangbawang.

BACA JUGA  Bupati Winarti : Pembangunan Harus Dilakukan dengan Kerja Keras dan Doa

Meilan berharap, program BSPS mampu mengembalikan semangat gotong royong warga untuk saling membantu dalam membangun rumah, khususnya rumah yang tidak layak huni.

“Semangat gotong royong inilah yang kami inginkan sehingga warga saling membantu satu dengan lainnya jika melihat rumah tetangganya kurang layak,” harapnya.

Dilanjutkannya, penerima program BSPS akan tersebar di Delapan dari 15 Kecamatan yang ada di Tulangbawang yakni, Kecamatan Menggala, Menggala Timur, Banjarbaru, Banjaragung, Meraksaaji, Denteteladas, Gedungmeneng, dan Penawaraji. (nal/mad/rnn/asf)

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here