PESAWARAN – Ratusan masyarakat dan tokoh adat Marga Way Lima, Kabupaten Pesawaran, mendatangi Kantor PTPN I Regional 7 Kebun Way Lima, Senin (26/1/2026). Mengenakan pakaian adat, mereka menyampaikan aspirasi secara damai terkait asal-usul tanah yang dikelola PTPN I.
Aksi diawali orasi pemuka adat Bustomi bergelar Pemuka Agung yang menegaskan bahwa masyarakat adat Way Lima menjunjung tinggi ajaran Islam dan mengedepankan kedamaian. Ia mengajak seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif.
Orasi dilanjutkan Firmansyah yang memaparkan kronologi sejarah tanah Way Lima. Menurutnya, tanah yang kini dikelola PTPN I merupakan tanah ulayat adat yang sejak masa kolonial Belanda disewa untuk usaha perkebunan dan kemudian diserahkan kepada negara pascakemerdekaan.
Aspirasi masyarakat kemudian disampaikan dalam pertemuan antara perwakilan tokoh adat dan manajemen PTPN I Kebun Way Lima. Salah satu poin yang disampaikan adalah pentingnya sinergi antara perusahaan dan lembaga adat setempat.
Manajer PTPN I Kebun Way Lima, Lucky Perdana Putra, mengapresiasi aspirasi tersebut dan menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti serta memperkuat hubungan baik demi kemaslahatan bersama.
Aksi yang mendapat pengamanan dari Polres Pesawaran dan Satpol PP berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai. (*)












